MES & JMSI sepakat untuk mempromosikan literasi ekonomi & keuangan syariah/FARAH
MES & JMSI sepakat untuk mempromosikan literasi ekonomi & keuangan syariah/FARAH
KOMENTAR

MASYARAKAT Ekonomi Syariah (MES) akan menggelar 1st Sharia Economic Leaders Forum bertema “Memperkuat Kontribusi Ekonomi dan Keuangan Syariah dalam Perekonomian Nasional” di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta pada Sabtu, 30 September 2023. Forum ini merupakan bagian dari rangkaian acara Musyawarah Nasional (Munas) VI MES yang digelar 30 September-1 Oktober 2023.

Salah satu agenda penting dalam acara ini adalah penandatanganan MoU antara MES dengan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) untuk penguatan literasi ekonomi syariah.

Dalam MoU tersebut, MES dan JMSI bersepakat untuk bersama-sama melaksanakan 5 (lima) hal, yaitu:

  1. Mengembangkan literasi ekonomi dan keuangan syariah.
  2. Mengembangkan ekosistem ekonomi syariah digital.
  3. Menyampaikan berbagai ide kreatif terkait pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
  4. Mempromosikan gaya hidup halal demi meningkatkan halal awareness.
  5. Mengembangkan minat penulisan terkait ekonomi dan keuangan syariah.

Adapun Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) merupakan organisasi perusahaan media siber yang dideklarasikan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 8 Februari 2020. Deklarasi dihadiri perwakilan pemimpin media siber dari 21 provinsi di seluruh Indonesia. JMSI diketuai Teguh Santosa, wartawan senior yang juga Founder Farah.id.

Penandatanganan MoU MES dan JMSI ini merupakan satu bentuk kontribusi JMSI dalam mendiseminasi informasi dan berita berkualitas yang bermanfaat bagi kepentingan rakyat Indonesia. Dalam hal ini, pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang diyakini mampu melejitkan perekonomian nasional.

Munas MES rutin digelar tiga tahun sekali dengan tujuan mengambil keputusan strategis organisasi, penyampaian laporan pertanggungjawaban dan evalusi program kerja, juga memilih Ketua Umum untuk periode kepengurusan selanjutnya.

Munas dihadiri pengurus MES dari tingkat pusat hingga tingkat wilayah di seluruh Indonesia, pengurus wilayah khusus luar negeri di beberapa negara, serta undangan sebagai peninjau.




Potensi Tsunami Masih Ada, Warga Diminta Waspadai Erupsi Gunung Ruang

Sebelumnya

Fasilitas Kesehatan Hancur, Sebanyak 562 Warga Palestina Menderita Hemofilia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News