UAS saat mengisi tabligh akbar di Siring Laut, Kotabaru, Kalsel (17/9)/@ustadzabdulsomad_official
UAS saat mengisi tabligh akbar di Siring Laut, Kotabaru, Kalsel (17/9)/@ustadzabdulsomad_official
KOMENTAR

KEPOLISIAN Daerah Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin (18/9) mengklarifikasi bahwa berita pemanggilan Ustaz Abdul Somad adalah hoaks.

Hal itu dinyatakan dengan tegas oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad setelah meluasnya berita pemanggilan Ustaz Abdul Somad setelah terjadinya bentrokan di Pulau Rempang.

Menurut Kabid Humas Polda Kepri, Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Kepri sedang mengejar pelaku yang menyebarkan berita bohong tersebut.

Berita pemanggilan Ustaz Abdul Somad kadung meluas di media massa. Hoaks tersebut menimbulkan sejumlah kekhawatiran. Tidak hanya mencemarkan nama baik institusi kepolisian dan Ustaz Abdul Somad, hoaks berbau SARA ini juga dikhawatirkan akan memecah belah persatuan bangsa.

Seperti diketahui, Pemilu 2024 makin dekat, dan ketegangan politik di tengah masyarakat mulai terasa.

Dari penelusuran Farah.id, Kabid Humas Polda Kepri dengan tegas meminta masyarakat untuk kemudian tidak menyebarluaskan informasi bohong tersebut.

Tak hanya penyebar hoaks harus bertanggung jawab atas perbuatannya, masyarakat yang telah menerima berita bohong tersebut juga diimbau tidak menyebarkannya lebih luas. Sistem keamanan Polri sudah berjalan.

"Hindari konflik dan provokasi yang bisa merusak persatuan dan keamanan, juga angan ragu melaporkan semua aktivitas mencurigakan yang mengancam keamanan dan ketertiban masyarakat," pungkas Kabid Humas Polda Kepri.




Menaker Ida Fauziyah di International Labour Conference 2024: Indonesia Usung Misi Perlindungan Pekerja, Kesetaraan, dan Keberlangsungan Usaha

Sebelumnya

KBRI Kairo Resmikan Gerai Ban dan Pelek Kendaraan Indonesia di Kota Madinaty Mesir

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News