Pengunjung melihat sweater yang di pakai Lady Diana dalam kegaitan lelang fashion Icons Sotheby di New York, Amerika Serikat yang terjual mahal/NET
Pengunjung melihat sweater yang di pakai Lady Diana dalam kegaitan lelang fashion Icons Sotheby di New York, Amerika Serikat yang terjual mahal/NET
KOMENTAR

DALAM lelang fashion Icons Sotheby di New York, Amerika Serikat pakaian bekas yang dipakai Lady Diana terjual mahal. 

Sweater domba hitam ikonik tersebut memecahkan rekor penjualan dengan harga mencapai US$,143 juta atau sekitar Rp17,6 miliar. 

Dilansir CNN, kegiatan yang berlangsung Kamis (14/9) waktu setempat lalu itu, terjual hanya dalam waktu 15 menit setelah penawaran pertama.

"Kami sangat senang bahwa sweater kesayangan ini kini telah menemukan rumah baru, membawa serta warisan abadi Putri Diana," ujar sang desainer Sally Muir dan Joanna Osborne.

Dia menyebutkan, pakaian sweater tersebut diprediksi akan terjual degan harga sekitar US$50 ribu - US$80 ribu atau sekitar Rp768,4 juta hingga Rp1,2 miliar. Hanya saja, harga terus melonjak hingga 14 kali lebih tinggi setelah 44 penawaran muncul.

"Kami sangat senang bahwa sweater kesayangan ini kini telah menemukan rumah baru, membawa serta warisan abadi Putri Diana," ujarnya.

Sebelumnya, di acara lelang yang sama gaun rancangan Victor Edelstein memecahkan rekor termahal. Gaun berbahan beludru itu dibuat khusus untuknya pada tahun 1989 silam 

"Bercampur sutera berwarna merah marun itu menjadi salah satu contoh penting dari 'kematangan busana' Putri Diana," ungkapnya. 

Pada lelang yang digelar awal tahun ini, busana tersebut terjual seharga US$604.800 atau sekitar Rp9,3 miliar.

Selain itu, sweater kambing hitam ini juga memecahkan rekor sebagai sweater paling mahal yang pernah dijual dalam lelang. 

Sweater kambing hitam ini dibuat oleh duet Muir dan Osborne pada 1979 silam. Sweater dijual di bawah label mereka yang bernama Warm & Wonderful.

Sweater rajut berwarna dasar merah ini menggambarkan deretan domba putih yang saling berbaris. Namun di tengah itu, ada kehadiran seekor domba hitam yang menonjol di antara barisan domba putih.

Namun, sweater mengalami robekan kecil selang beberapa pekan setelah Putri Diana mengenakannya pada pertandingan polo tahun 1983 silam. Istana Buckingham pun mengembalikan sweater tersebut ke Warm & Wonderful.




Kontribusi Bank Mega Syariah Meningkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan Pelajar Indonesia

Sebelumnya

Temui Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, Jusuf Kalla Minta Perang di Gaza Segera Diakhiri

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News