Masyarakat ramai menjajal medan magnet yang ditemukan di Deli Serdang, Sumatera Utara/CNN Indonesia
Masyarakat ramai menjajal medan magnet yang ditemukan di Deli Serdang, Sumatera Utara/CNN Indonesia
KOMENTAR

WARGA Deli Serdang, Sumatra Utara dihebohkan dengan penemuan dua medan magnet di dua titik jalan. Sama halnya medan magnet yang ada di Jabal, Madinah, mesin kendaraan bermotor tiba-tiba mati dan badan mobil maupun motor dapat bergerak sendiri.

Viral di media sosial, ada sebuah bukit yang memiliki ‘kekuatan besar’ menarik benda-benda. Peristiwa ini langsung mencuri perhatian warga sekitar dan wisatawan yang melintas. Dan mereka langsung mencoba untuk membuktikan kebenarannya.

Dalam video berdurasi 4.03 menit yang ditayangkan CNN, tampak laju kendaraan bisa lebih kencang saat melintasi titik utama medan magnet. Juga ada minibus bergerak sendiri, sementara sopir tidak menginjak pedal gas.

Di menit berikutnya, motor-motor mati mesin mampu bergerak perlahan, padahal kondisi jalan menanjak.

Penjelasan ahli

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Deli Serdang Agus Riyanto menjelaskan, kejadian itu ada di desa Tanduk Benua, Kabupaten Deli Serdang. Kejadian tersebut cukup langka dan merupakan fenomena alam yang tidak biasa di wilayah itu.

Saat ini, pihak BMKG sudah menerjunkan tim ke lokasi dan melakukan pengukuran dengan alat khusus untuk menilai seberapa besar medan magnet yang ada di lokasi tersebut.

Medan magnet bumi sendiri terbentuk dari gesekan lapisan besi dan nikel cair yang ada di bagian luar inti Bumi, di kedalaman 3.000 kilometer dari muka Bumi. Besi cair panas berputar-putar hingga menimbulkan arus listrik dan menghasilkan medan magnet Bumi.

Mengutip Arab News, Jabal Magnet adalah Kawasan yang berupa endalan lava alkali basaltic yang kemudian terbentuk dan memberi pengaruh magnetik. Kiranya penjelasan yang sama bisa diadopsi untuk Kawasan bermagnet di Indonesia, seperti di Aceh dan Jawa Tengah, dan kini di Deli Serdang, Sumatra Utara.

Di Aceh, fenomena ini bisa ditemukan di Jalan Lintas Blangbintang (Bukit Radar) tembus ke Krueng Raya, Aceh Besar. Sedangkan di Jawa Tengah ditemukan di Desa Limpasuwuk, Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Namun setelah diteliti ahli, di jalanan tersebut tidak ditemukan medan magnet seperti yang ada di Jabal Magnet, Arab Saudi. Melainkan hanya ilusi gravitasi yang membentuk ilusi optik.




Lonjakan Kasus COVID-19 di Singapura, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Jangan Panik, Tingkat Penularan dan Angka Kematian Sangat Rendah

Sebelumnya

Tegaskan Kenaikan UKT Hanya untuk Mahasiswa Baru, Nadiem Makarim: Yang Lebih Mampu Bayar Lebih Besar, Yang Tidak Mampu Bayar Lebih Sedikit

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News