Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
KOMENTAR

BATUK dan pilek biasanya menjadi sebuah tanda bahwa anak terserang penyakit. Di masa pandemi, batuk dan pilek selalu diidentikkan dengan Covid-19. Tapi ternyata, batuk pilek juga pertanda penyakit gagal ginjal akut.

Sayangnya, tidak semua orang bisa membedakan mana batuk pilek biasa, akibat Covid-19 atau gagal ginjal. Karena itu, perlu kiranya orangtua tahu perbedaannya.

Batuk pilek pada Covid-19

Biasanya, batuk dan pilek yang dialami para penderita Covid-19 akan disertai dengan demam, yang juga dipicu dari orang sekitarnya yang sakit. Sementara pada kasus yang lebih parah, anak-anak bisa mengalami sesak napas.

Anak-anak yang mengalami Covid-19 tidak begitu saja terjangkit virus ini. Menurut Dokter spesialis anak Kurniawan Satria Denta, ada orang di sekitarnya yang sedang sakit dan menularkan ke anak kecil.

“Yang jelas, pasti ada (orang dewasa) sekitarnya yang lagi sakit. Bayi dan balita itu tidak kena sakit otomatis, tapi tertular dari orang dewasa,” imbuhnya.

Untuk itu, dokter spesialis anak ini menyarankan agar orangtua segera melakukan uji swab pada anak untuk mengetahui secara pasti penyebab batuk dan pilek yang dialami.

Batuk pilek pada gagal ginjal akut

Seluruh penyakit infeksi, terutama pada infeksi yang berat, menjadi salah satu risiko paling tinggi dari terjadinya gagal ginjal akut.

Biasanya, infeksi yang paling sering mengarah pada gagal ginjal adalah infeksi saluran pernapasan, Covid-19, influenza, pneumonia, dengue, dan tifoid.

Menurut dr Denta, batuk pilek yang disebabkan oleh infeksi dapat menjadi pemicu terjadinya gagal ginjal akut pada anak-anak. Untuk itu, orantua perlu mengenal gejala umum dari gagal ginjal sebagai berikut:

- Batuk dan pilek yang disertai gejala infeksi saluran pernapasan lain

- Memiliki gejala diare dan muntah

- Demam selama 3-5 hari

- Volume buang air kecil semakin sedikit atau tidak buang air kecil sama sekali

Selain itu, orang tua perlu memerhatikan detail dari urin anak-anaknya, untuk mengetahui apakah anak terkena gagal ginjal akut atau tidak.

“Gimana volumenya, warnanya, frekuensi kencing, itu yang akan dilaporkan ke dokter anak. Semua itu parameter dokter untuk tahu kondisi penyakit anak ringan atau berat," ujat dr Denta.

Oleh karena itu, perbedaan yang ada dari batuk pilek pada Covid-19 dan gagal ginjal akut terletak pada penyebabnya.




IDAI: Terapi Vitamin A untuk Anak dengan Campak, Perhatikan Dosisnya!

Sebelumnya

Anak Stunting Rawan Tertular TBC, Benarkah?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Health