post image
Ilustrasi/Net
KOMENTAR

KOMPOR listrik sudah banyak dikenal dan secara umum memang dipahami lebih unggul dari kompor gas. Kalau kompor gas menghasilkan api, kompor listrik menggunakan energi panas yang dipusatkan dari aliran listrik.

Yang menjadi pertanyaan para ibu adalah tingkat keamanannya. Diketahui, kompor gas seringkali bermasalah pada tabung gas yang kerap bocor dan meledak. Sementara kompor listrik, dikaitkan dengan konsleting yang juga bisa menyebabkan kebakaran.

Tapi, paling tidak memakai kompor listrik jauh lebih aman ketimbang kompor gas. Ibu hanya tinggal menyolokkan kabel kompor listrik ke colokan listrik. Ya, sesimpel itu.

Untuk meminimalisir risiko, begini cara menyalakan kompor listrik yang aman:

  • Pastikan daya listrik memadai. Umumnya kompor listrik memiliki tegangan sekitar 700 hingga 2000 watt. Jika daya listrik di rumah tidak cukup besar, lebih baik dipertimbangkan kembali penggunaannya.
  • Nyalakan sesuai petunjuk. Tiap kompor listrik punya cara menyalakan yang berbeda, ada yang pakai tombol on atau diputar. Di sini pentingnya membaca buku petunjuk terlebih dulu.
  • Manfaatkan penggunaan timer. Beberapa kompor listrik ada yang sudah dilengkapi fitur timer, Ibu bisa menggunakannya sebagai pengingat. Sebab, kompor bisa mengalami korsleting jika dihidupkan terlalu lama.
  • Cabut kabel listrik selesai menggunakan. Jangan lupa mencabut kabel kompor listrik dari stop kontak. Karena panas yang dihasilkan oleh kompor listrik dapat bertahan lebih lama jika dibandingkan dengan kompor gas biasanya.

Selain lebih aman dari risiko kebocoran gas, memakai kompor listrik juga mudah dalam mengatur suhu sesuai dengan kebutuhan. Tentunya, juga tidak terdampak kelangkaan gas elpiji dan mudah dalam membersihkannya.

Sayangnya, penggunaan kompor listrik membutuhkan daya yang cukup besar, sehingga harus menyesuaikan dengan daya listrik yang ada di rumah. Apalagi Ketika listrik mati, tentu tidak dapat digunakan. Dan, kita tidak bisa sembarang menggunakan peralatan masak, karena harus menyesuaikan dengan bentuk kompor listrik.




Apa Hukuman bagi Pelaku KDRT di Indonesia?

Sebelumnya

Catat! Inilah 4 Jenis Tindakan KDRT Menurut Undang-Undang

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Family