Pantai Ngitun alias Pantai Ngetun alias Pulau Ngitun/ Net
Pantai Ngitun alias Pantai Ngetun alias Pulau Ngitun/ Net
KOMENTAR

PARA penjelajah alam yang senang berpetualang mengunjungi destinasi wisata alam biasanya tak bisa dilepaskan dari pantai. Kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan dengan begitu banyak pantai biru nan menawan. Deretan pantai itulah yang menjadi daya tarik bagi wisatawan terutama turis mancanegara.

Pantai Ngitun (atau banyak disebut juga Pantai Ngetun) di Gunungkidul Yogyakarta masih terbilang ‘permata tersembunyi’ bagi para penikmat keindahan alam.

Akses menuju lokasi yang masih berbatu membuat tak banyak orang ingin mengunjungi Pantai Ngitun. Namun, mobil atau motor masih bisa digunakan untuk memasuki lokasi wisata yang berjarak 70 kilometer dari kota Yogyakarta itu. Jarak tersebut bisa ditempuh dalam waktu 1 hingga 2 jam.

Jika kita ingin menikmati suasana Pantai Ngitun, pastikan kendaraan dalam kondisi baik karena jalan yang tidak mudah dilalui.

Pada awalnya, pengunjung tidak dikenakan biaya masuk tertentu. Besarannya diserahkan ke pengunjung secara sukarela. Uang yang terkumpul kemudian digunakan masyarakat sekitar untuk memperbaiki dan melengkapi fasilitas di Pantai Ngitun.

Meski tak banyak pengunjung, biasanya selalu ada wisatawan datang untuk berkemah di tepi pantai pada akhir pekan.

Mereka biasanya sengaja datang untuk menghindari keramaian dan mencari suasana tenteram yang tenang.

Meskipun di siang hari cuaca terbilang panas, laut yang biru, suara desir pasir, dan hembusan angin menjadi daya pikat untuk menghabiskan waktu di Pantai Ngitun. Ditambah alunan ombak yang mengalir berkejaran, menghadirkan nuansa alam yang penuh kedamaian.

Mereka yang datang ke Pantai Ngitun biasanya akan kembali lagi karena suasananya yang jauh dari hiruk-pikuk keramaian.

Selain Pantai Ngitun, di wilayah tersebut juga terdapat banyak pantai lain seperti Siung dan Wediombo.

Pantai Ngitun diapit dua bukit yang dipenuhi rimbunnya pepohonan. Pemandangannya layaknya teluk kecil yang indah, menciptakan suasana yang hening. Seperti sebuah pulau terpencil, tak heran bila tempat wisata ini juga disebut Pulau Ngitun.

Ngitun (ngetun) berasal dari kata “ngentun” dalam bahasa Jawa dan Sunda yang artinya mengintip atau mengirim. Ibaratnya, saat seseorang datang mengintip keindahan Pantai Ngitun, ia pasti akan terpikat. Ia pun mengirimkan kabar tentang pesona pantai ini ke orang-orang di sekitarnya.




Ini Penyebab Utama Turbulensi dan Lokasi Terjadinya

Sebelumnya

Empat Strategi Bank Mega Syariah Mempertahankan Likuiditas di Era Suku Bunga Tinggi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Horizon