post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

KALDU adalah bahan makanan berupa tulang, daging, dan sayuran yang direbus dengan waktu yang lama untuk mendapatkan sari (juice) dari bahan tersebut.

Kaldu mengandung banyak nutrisi, terutama kaldu tulang yang kaya akan vitamin, termasuk kalsium, magnesium, dan fosfor. Karena itu kaldu dipercaya bermanfaat melindungi persendian, melawan osteoartritis, membantu mengurangi peradangan, dan menyembuhkan usus. Kemudian membantu tidur serta mendukung penurunan berat badan.

Saat ini banyak kaldu instan tersedia di supermarket. Namun sebagian besar Bunda lebih sering mengolah sendiri kaldu di rumah. Alasannya ingin mendapatkan kaldu yang masih fresh atau segar.

Air Rebusan Pertama Dibuang atau Tidak?

Banyak yang berpendapat, saat merebus daging air rebusan pertama harus dibuang terlebih dulu. Alasannya, air rebusan pertama mengandung banyak kotoran, sehingga harus dibuang.

Padahal sebenarnya tidak begitu, ya bun. Air rebusan pertama boleh dibuang atau tidak, tergantung dari masakan apa yang diinginkan. Jika ingin mempertahankan kaldunya, maka air rebusan pertama bisa dibuang, begitu pula sebaliknya.

Merebus dengan Air Mendidih atau Air Dingin?

Nah, ada tidak Bunda yang merebus daging dengan air dingin? Artinya, daging dimasukkan sebelum air mendidih. Atau biasa merebus daging langsung di air mendidih?

Meskipun sekilas hal tersebut terlihat sepele atau disesuaikan dengan selera, tapi ada perbedaan cara menghasilkan kaldu yang baik.

Ketika Bunda merebus daging di air dingin, maka pori-pori daging terbuka dan seluruh juice akan keluar. Di situlah Bunda akan mendapatkan kaldu yang sempurna.

Biasanya, merebus dengan air dingin ini bisa Bunda gunakan saat memasak sop. Di mana kuah dari sop yang gurih akan dihasilkan dari kaldu yang sempurna.

Sedangkan ketika Bunda merebus daging dengan air mendidih, maka juice pada daging terkunci dan Bunda akan mendapatkan daging empuk yang gurih.

Rebusan daging dengan cara seperti ini cocok untuk Bunda yang ingin mendapatkan daging yang nikmat, tanpa kuah.

Nah Bunda, jadi mau pilih yang mana? Makanan daging berkuah atau tidak?

Yang penting, ingat cara merebusnya, ya!

 




Mengapa Persahabatan Bisa Berakhir? Simak Sebabnya Agar Tak Terjadi Pada Anda

Sebelumnya

Kenali Distimia, Depresi Kronis Jangka Panjang yang Berbahaya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family