post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

VAKSINASI Covid-19 semakin gencar dilaksanakan. Beberapa orang bahkan sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, dua kali. Namun, masih saja ada yang mengeluh tertular Covid-19 meskipun telah divaksin lengkap.

Mengutip dari laman Instagram @Pandemictalks, tidak ada satupun vaksin yang dapat mencegah penyakit 100 persen.

Mengapa demikian?

Derajat gejala penyakit infeksi, termasuk Covid-19, tergantung pada interaksi antara sistem imun manusia dan virus. Bila sistem imun lebih kuat daripada virus, maka hanya akan menimbulkan gejala ringan. Dan sebaliknya, jika sistem imun lemah, maka virus yang menginfeksi akan menimbulkan gejala berat pada manusia.

Vaksin merupakan salah satu cara untuk memperkuat imunitas seseorang. Caranya, dengan mempersiapkan antibodi sebelum terinfeksi virus. Bila vaksin efektif, sistem imun akan menjadi lebih kuat dari virus.

Permasalahannya, efektifitas virus pada masing-masing orang dipengaruhi oleh beberapa faktor,  sistem imun (genetik, usia, penyakit komorbid), virus (varian mutasi, jumlah virus), perilaku bersih dan sehat.

Begini penjelasannya:

1. Sistem imun
Kadar antibodi yang terbentuk setelah vaksin dapat dipengaruhi oleh:

• Genetik. Gen memengaruhi cara kerja sistem imun dan bagaimana caranya merespon ancaman. Gangguan sistem pertahanan tubuh dapat diturunkan, atau karena pola hidup.

• Usia. Sistem imun melemah seiring bertambahnya usia.

• Penyakit komorbid. Beberapa penyakit dapat membuat sistem kekebalan tubuh kurang mampu melawan infeksi (seperti HIV/AIDS, pengobatan kanker, diabetes, dan lainnya).

2. Jumlah dan jenis virus yang menginfeksi
Semakin banyak jumlah virus yang masuk ke dalam tubuh, semakin dibutuhkan perlawanan sistem imun yang lebih hebat. Berbagai varian mutasi Covid-19, memiliki daya virulensi yang berbeda.

3. Berlaku hidup bersih dan sehat
Disiplin protokol kesehatan akan mengurangi jumlah virus dan meminimalkan varian virus yang masuk ke dalam tubuh. Perilaku hidup sehat, seperti makan bergizi, olahraga teratur, hindari menyentuh wajah, istirahat cukup, menjaga kebersihan lingkungan, akan memperkuat sistem imun untuk melawan virus.

Itulah pentingnya untuk tetap menjaga kesehatan, meskipun telah mendapatkan vaksin lengkap, karena kondisi manusia itu unik dan tidak sama, sehingga respon imun terhadap vaksin tidak bisa disamakan dengan kemampuan protektifnya.

Virus di sekitar tidak terlihat, sehingga penting membantu sistem kesehatan agar tidak terlalu terbebani. Ayo, ikut membantu pemerintah agar pandemi lekas berlalu.

 

Close X

Apakah Vaksin Covid-19 di Indonesia Dapat Melindungi Orang Dengan Komorbid?

Sebelumnya

Kemenkes Ungkap Kecenderungan Varian Delta Banyak Ditularkan Pada Anak

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Farah Health