post image
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh, dalam acara Kosan@Dyandra secara virtual, Rabu (27/2)/ FARAH
KOMENTAR

TAHUN ini diharapkan dapat dijadikan momentum pemulihan sektor industri MICE di Indonesia. Apalagi, industri yang berbasis pada pertemuan, insentif, konvensi, dan pameran ini membuka begitu banyak kesempatan kerja.

Sejalan dengan itu, Dyandra Promosindo selaku Professional Event & Exhibition Organizer, mencoba membantu pemulihan sektor industri MICE melalui pemanfaatan teknologi dan digitalisasi terkini.

Seperti di tahun sebelumnya, lebih dari 100.000 pengunjung hadir melalui platform virtual dan diikuti lebih dari 500 peserta.

"Perubahan itu terkadang tidak mudah, apalagi industri ini berdampak pada sektor industri lainnya," kata Presiden Direktur Dyandra Promosindo Hendra Noor Saleh, dalam acara Kosan@Dyandra secara virtual, Rabu (27/2).

"Tentu saja semua event yang dibuat telah melalui perencanaan dan konsep yang matang. Banyak keuntungan yang diberikan dari event virtual atau Hybrid ini, yaitu mengindari kerumunan massa dan meningkatkan jangkauan audiens yang tidak dibatasi jarak dan waktu," ujar Hendra.

Dan tahun ini, Dyandra akan menyelenggarakan sejumlah pameran virtual terbesar seperti IIMS, IFEX, MUFFEAT, IFRA, Webinar series No Sleep for Weekend, dan masih banyak lagi.

Guna menunjang kesuksesan acara tersebut, Dyandra meluncurkan Dynamic Studio seluas 54 meter persegi di Gedung Dyandra Promosindo, Palmerah Selatan, Jakarta Selatan. Studio nan megah itu dapat digunakan untuk kebutuhan fotografi, tapping visual, dan live streaming.

Dynamic Studio ke depannya akan dilengkapi dengan kamera 4K, 3D dan 4D animasi pada live streaming dan tapping, teknologi VR & AR, dan metodologi studio cyclorama.

"Konsep hibridia dalam event sebenarnya sudah diterapkan Dyandra Promosindo beberapa tahun terakhir. Dan saat ini, pameran hibridia dengan kesatuan digital makin terakselerasi untuk memenuhi kebutuhan kenormalan baru," ucap Hendra.

Close X

3 Rekomendasi Kebangkitan Bangsa di Bidang Kesehatan, Perekonomian, Diplomasi, dan Kehidupan Sosial

Sebelumnya

Saatnya Pelaku Usaha Bangkit, Chairman ICCIA Abdullah Saleh Kamel: Tak Ada Waktu Untuk Pesimis!

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah C&E