Ilustrasi/ Net
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

UJI klinis pertama vaksin Oxford/AstraZaneca yang diperuntukkan untuk anak-anak siap dilaksanakan di Inggris pada bulan ini, dilansir Daily Mail (13/02/2021).

Sebanyak 300 anak berusia 6 -17 tahun siap menjadi relawan untuk menguji efikasi vaksin ChAdOx 1 nCoV-19 tersebut. Lebih dari 240 anak akan mendapat vaksin AstraZaneca sedangkan sisanya mendapat suntikan pengontrol meningitis. Ada pula kelompok percobaan lain yang khusus mengkaji efikasi vaksin untuk anak usia 16-17 tahun.

Meskipun sebagian besar anak-anak dianggap relatif aman terhadap infeksi Covid-19, para peneliti ingin melihat apakah vaksin dapat memproduksi respons imunitas yang kuat di tubuh anak.

Kepala pemeriksa uji klinis vaksin Oxford Profesor Andrew Pollard menjelaskan pentingnya untuk membangun rasa aman dan membangun imunitas dalam tubuh anak dan praremaja terhadap vaksin untuk bisa mendapatkan keuntungan dari vaksinasi.

Diperkirakan, vaksin Covid-19 yang berlisensi untuk anak bisa diterima masyarakat pada akhir tahun. Meskipun terbilang jarang terjadi, The Royal College of Paediatrics and Child Health menunjukkan ada bukti tentang Covid-19 yang dapat menyebabkan sakit parah pada anak bahkan berujung kematian. Namun tetap saja, jumlah kasus pada anak jauh lebih sedikit dibandingkan pada orang usia lanjut.

Di sisi lain, ada pula bukti menunjukkan bahwa anak tidak mudah terinfeksi. Dan jika anak terinfeksi, belum diketahui dengan pasti apakah anak dapat menularkan secara aktif.

Anak-anak mengalami dampak negatif pandemi Covid-19 terkait urusan sekolah, juga dalam membangun keterampilan emosi dan hubungan sosial—sama seperti orang dewasa, selain kemungkinan terpapar virus. Karena itulah sangat penting untuk memiliki data akurat terkait keamanan dan respons tubuh kelompok usia 6 – 17 tahun terhadap vaksin Covid-19.

Di Inggris, Oxford/ AstraZaneca adalah vaksin Covid-19 ketiga yang disetujui pemerintah untuk digunakan kepada orang dewasa setelah Pfizer/BioNTech dan Moderna. Dengan dimulainya uji coba vaksin terhadap anak, diharapkan semua golongan usia bisa mendapat vaksin dalam waktu dekat.

 

 




Yuk, Makan Buah Salak

Sebelumnya

Apa Penyebab Jantung Berdebar Tiba-Tiba?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health