post image
Foto : Agung Hadiawan
KOMENTAR

DISAINER Nina Nugroho punya tujuan yang lebih besar selain memperagakan busananya di pekan mode, Fashion Rhapsody.

Tampil di hari kedua, Nina mempersiapkan 10 busana untuk ditampilkan di gedung The Tribrata, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (27/2).

Masih sesuai dengan taglinenya "modest fashion for professional", busana yang diperagakan oleh para model seputar baju kerja untuk para profesional muslimah.

Kendati begitu, tentu ada sentuhan baru dalam setiap karya disainer empat anak ini.

"Karena ini mendekati Hari Kartini jadi saya mengangkat tema 'Women in Power'," kata Nina kepada Farah.

Tema ini diambil Nina untuk menghilangkan stereotype dari publik yang menganggap wanita adalah makhluk yang lemah.

"Sebenarnya (wanita) adalah sumber kekuatan bagi semuanya, bagi keluarga, bagi anak-anak, bagi sekitarnya," tambahnya.

Untuk menghilangkan pandangan tersebut, Nina mengaku berusaha menganalogikan kekuatan wanita melalui disain baju yang dibuatnya. Di mana disain-disainnya memiliki garis-garis yang tegas dan menggunakan berbagai aksesoris yamg mewah.

"Itu semuanya menganalogikan kesukaan perempuan, kemudian kekuatan perempuan," jelasnya.

Mengingat seorang muslimah profesional tidak memiliki banyak waktu untuk memilih baju, Nina ingin memberikan suguhan disain yang sederhana, namun tetap elegan dan mewah tanpa banyak modifikasi.

"Jangan terlalu banyak detail yang buat mereka nanti sulit bergerak, sulit pegang anak, atau sulit untuk waktu ke suaminya," jelas Nina lagi. (F)

Reporter : Sarah Meiliana Gunawan

Close X

Hana Tajima, Trendsetter Hijab Dunia Yang Mengajak Perempuan “Berjalan Dengan Martabat”

Sebelumnya

Gaya Sporty Dan Minimalis Rani Hatta: Makin Kontemporer, Kian Mendunia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah Fashion