post image
KOMENTAR

ETHIOPIA, yang dulu sangat terkenal karena wabah kelaparan yang dialami rakyatnya, kini telah bangkit. Negara yang berbentuk Republik Demokratik Federal itu memiliki sumber mata air dari sungai terpanjang di dunia serta memiliki potensi pertanian untuk memberi makan seluruh Eropa.

Ternyata banyak sekali hal menarik yang mungkin belum Anda ketahui tentang Ethiopia, sebuah negara yang ternyata adalah negara pertama yang menerima Islam sebagai agama.

Berikut beberapa hal istimewa dari Ethiopia:

Negara ini adalah negara tertua di dunia. Dibentuk sekitar tahun 980 SM, yang berarti umurnya udah hamper 3000 tahun. Hebatnya, negara ini tidak pernah dijajah oleh negara Eropa, sehingga tidak memiliki Hari Kemerdekaan.

Ethiopia adalah sebuah negeri yang dulu bernama Abisinia dan tercatat dalam kitab suci Alquran. Raja Abrahah dari Abisinia mengerahkan tentara gajah hendak menghancurkan Kakbah di Mekkah. Namun, tentara gajah itu hancur lebur karena dilempari batu api oleh burung hud-hud.

Saat Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya diburu oleh orang-orang Qurais, banyak Muslim hijrah ke Ethiopia. Di Ethiopia mereka disambut baik dan dilindungi. Sehingga Rasulullah SAW berpesan kepada para sahabat untuk menghormati dan menjaga Ethiopia.

Melansir dari Somalilandpress, Ethiopia memiliki ibu kota negara bernama Addis Ababa, yang berarti Bunga Baru, yang didirikan pada 1887.  Karena merupakan kota yang modern, banyak sekali berdatangan para pengungsi dari daerah pedesaan yang menyebabkan membengkaknya penduduk Addis Ababa.

Ethiopia merupakan satu-satunya negara di Afrika yang mampu menciptakan dan menulis huruf sendiri berbeda dari huruf mana pun di dunia. 

Ethiopia banyak melahirkan juara-juara marathon serta perempuan-perempuan tangguh. Di antaranya, kepala negara wanita pertama di Afrika berasal dari Ethiopia, yaitu Ratu Zewditu.

Ratu Zewditu adalah perempuan penuh kasih dan sangat disegani. Dialah permaisuri pertama penguasa Kekaisaran Ethiopia.

Dia begitu tangguh walau banyak sekali musuh yang berusaha menjatuhkannya. Cintanya kepada orangtua yang telah meninggal saat ia masih kecil, membuatnya ingin selalu mengasihi sesama.(F)

Masjid Tua Patimburak Papua Dibangun Pada 1870

Sebelumnya

Bocah Bajang Tradisi Pemotongan Rambut Gembel di Dieng

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Horizon