Aedes Aegypti/Freepik
Aedes Aegypti/Freepik
KOMENTAR

PUNCAK Demam Berdarah Dengue (DBD) diprediksi terjadi pada April - Mei 2024. Harapannya, pada bulan Juni ini polanya akan mulai menurun seperti siklus setiap tahunnya.

Per 5 Mei 2019 terdapat 91.269 kasus DBD di Indonesia dan 641 kematian sepanjang tahun 2024 artinya incidence rate / IR 34 per 100.000 penduduk (masih di bawah target kemenkes RI < 49 / 100.000 penduduk selama setahun) dan CFR / tingkat kematian / case fatality rate yaitu 0,7 persen artinya di bawah target 1% CFR, walaupun target WHO global 0 kematian pada tahun 2030.

Data Dinas Kesehatan Jakarta pada 30 Mei 2024 pukul 07.00 pagi masih ada 10 kasus DBD dirawat di RSUD Tamansari yang terdiri atas 7 pasien dewasa dan 4 pasien anak.

Tidak ada kasus kematian menunjukkan bahwa semua masih aman terkendali karena belum ada perubahan keparahan pada kasus DBD yang ditemukan.

Berikut ini jumlah pasien rawat inap di RSUD Tamansari sepanjang tahun 2024 dikutip dari data surveilans-dinkes.jakarta.go.id.

  • Januari: 8 pasien
  • Februari: 14 pasien
  • Maret: 45 pasien
  • April: 57 pasien
  • Mei: 58 pasien

Melihat perkembangan saat ini, Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Tamansari dr. Ngabila Salama menekankan pentingnya melakukan pencegahan terhadap DBD.

“Tetap lakukan pencegahan sakit dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan PSN 3M plus vaksinasi dua kali,” pesan dr. Ngabila kepada Farah.id.

“Lakukan PSN setiap Jumat pagi, gerakan 1 rumah 1 jumantik (g1r1j) dan cegah kematian dengan deteksi dini serta tata laksana dini (yaitu pemberian terapi cairan yang baik dan monitoring),” tegasnya.




Hadiri Pertemuan WIPO di Jenewa, Menparekraf Sandiaga Uno: Indonesia Punya Potensi Kekayaan Intelektual yang Sarat Tradisi dan Kearifan Lokal

Sebelumnya

Dari Kampung Zakat Hingga Kota Wakaf, Kementerian Agama RI Terus Optimalkan Pemberdayaan Ekonomi Umat

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News