Ucapan duka yang menakutkan/ London News
Ucapan duka yang menakutkan/ London News
KOMENTAR

MUSLIM Council of Britain (MCB) melalui akun resmi Twitter @MuslimCouncil pada 16 Februari menyatakan keterkejutannya saat masjid-masjid melaporkan telah menerima surat berisi ujaran kebencian yang menyatakan "seharusnya lebih banyak Muslim meninggal akibat gempa bumi baru-baru ini".

MCB mengimbau pengurus masjid maupun pemimpin komunitas Muslim yang menerima surat tersebut segera melaporkannya ke pihak kepolisian.

Menurut MCB, surat bernada kebencian itu merupakan pengingat bagaimana Islamofobia telah berhasil merasuk ke hati masyarakat dan bahaya besar dari orang-orang yang mendukungnya.

Masjid Ramadan atau Masjid Shacklewell Lane di Hackney telah mengumpulkan banyak bantuan untuk dikirimkan ke para korban gempa selamat di Turki maupun Suriah.

.Awalnya, petugas masjid menyangka surat itu berisi ucapan belasungkawa terhadap korban gempa di Turki dan Suriah.

Imam Masjid Ramadan, Erkin Guney, mengaku kaget menyadari surat keji itu adalah serangan terhadap komunitasnya. Ia bahkan berpendapat bahwa orang yang menulis surat tersebut memiliki gangguan mental.

"Sebagai seorang Muslim dan sebagai seorang Siprus Turki, saya hanya bisa berdoa untuk orang yang mengirimkannya, karena mereka membutuhkan bantuan.'

Mengutip metro.co.uk, inilah sepenggal isi surat yang mengandung Islamofobia itu.

Surat yang tulus ini untuk mengungkapkan kesedihan saya yang tulus tentang peristiwa di Turki dan Suriah.

Namun, saya ingin menjelaskan bahwa bukanlah kesedihan yang tulus bahwa saya merasa ribuan orang meninggal.

Saya hanya dengan tulus menyesal bahwa lebih banyak Muslim yang tidak mati.

Minimal lebih dari dua juta kematian, menyenangkan mengetahui bahwa banyak laki-laki yang berjanggut pasti akan kehilangan banyak anggota keluarga setelah gempa bumi.

Ini harus menjadi berita terbaik bagi siapa pun yang membenci Muslim seperti yang saya dengar. Ini sangat fantastis!




Korea Selatan Impor Siswa dari Empat Negara Imbas Tingkat Kelahiran yang Terus Menurun

Sebelumnya

Penusukan Massal di Sydney, Kementerian Luar Negeri Pastikan Tidak Ada WNI yang Menjadi Korban

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News