post image
Ilustrasi/Net
KOMENTAR

AKTIVITAS anak bermain bukan hanya untuk membuatnya gembira, tetapi jadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak. Salah satu jenis permainan yang memiliki banyak manfaat bagi si kecil adalah permainan sensori (sensory play).

Sejak lahir, secara alami si kecil akan mengeksplor dunia di sekitarnya dengan memanfaatkan sensori atau inderanya. Karen aitu pula si Kecil senang menyentuh, bahkan memasukkan benda ke mulutnya.

Eksplorasi melalui indera ini merupakan cara anak mempelajari dan memahami dunia. Nah, sensory play merupakan permainan yang dapat memberikan stimulasi pada kelima indera anak.

Tidak perlu permainan yang mahal untuk melatih sensori anak. Bunda bahkan bisa memanfaatkan benda-benda yang ada di rumah.

Seperti halnya Rayyanza Malik Ahmad, anak pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, yang sensori motoriknya dilatih lewat permainan-permainan sederhana.

  • Mengenal warna lewat bihun yang diberi aneka warna. Ya, Rayyanza yang punya panggilan ‘Cipung’, diperkenalkan beragam warna lewat bihun yang sengaja diwarnai. Tentunya, pewarnaan dilakukan dengan memakai pewarna makanan, ya.
  • Menginjak rumput tanpa alas kaki, melatih sensitifitas sensori anak kedua Raffi dan Gigi ini.
  • Bermain cat air. Adik dari Rafathar ini seringkali dibiarkan untuk bermain dengan cat air. Biasanya, dia akan menuangkan cat air ke seluruh badan.
  • Menggunakan adonan kue untuk melatih sensorik dan motorik halus Rayyanza. Adonan kue diberi pewarna agar terlihat lebih menarik. Kemudian, diletakkan di sebuah mangkuk plastik dan ia dibiarkan untuk memegang, meremas, atau melemparnya.
  • Pasta warna-warni. Pasta yang bisa digunakan biasanya macaroni, fusilli, atau lainnya. Metode ini bisa digunakan untuk mengenalkan tekstur dan warna kepada Rayyanza. Pasta diletakkan di dalam sebuah wadah dan Rayyanza memindahkannya ke wadah lain, menggunakan tangannya.

Gimana nih Bunda, ide permainan sensori apa yang biasa Bunda lakukan di rumah Bersama balitanya? Boleh coba ide sensory play milik Rayyanza ini, lho. Karena, tidak perlu biaya mahal. Yang penting, dilakukan secara rutin saja.

Selamat mencoba!




Jangan Suka Menakut-nakuti Anak, Ini 5 Dampak Buruknya secara Psikologis

Sebelumnya

6 Langkah Mengajari Anak Toilet Training

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Parenting