Ilustrasi/ Net
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

MENJADI single parent bukan perkara mudah. Beban berat terpikul di pundaknya seorang diri. Dan tugas terberat adalah dalam mendidik dan membesarkan anak-anak.

Bahaya ancaman stres biasanya melanda wanita single parent jika saja ia tak pandai bersikap. Simak beberapa tips berikut yang akan membantu Anda berhasil dan menikmati posisi sebagai orang tua tunggal bagi si kecil.

Mencari banyak teman
Menjalani hari-hari dengan seorang diri memang tak nyaman. Sebaiknya hindari waktu sendirian dengan mencari teman. Mencari orang dengan kondisi yang sama dapat memudahkan hidup Anda.

Jika Anda kesulitan mencari teman, cobalah bergabung dengan komunitas “single parent.” Kunjungi website, akun facebook atau jaringan sosial lainnya untuk mencari tahu keberadaan single parent di area Anda. Jika tidak menemukannya, Anda bisa mulai membuat komunitas sendiri.

Merawat diri sendiri
Ketika sudah tidak ada pasangan, biasanya Anda mudah melupakan kebutuhan mendasar yang Anda perlukan. Bukan saja mengenai perawatan tubuh, tapi Anda juga  harus memastikan kalau tubuh Anda mendapat asupan makanan yang cukup, juga memperhatikan kualitas dan kuantitas tidur yang Anda peroleh.

Jangan lupakan olahraga untuk menjaga kesehatan. Anda bisa melakukannya dengan cara yang sederhana dengan olahraga berjalan kaki menuju tempat tujuan yang tidak terlalu jauh.

Membangun komunitas
Komunitas yang kuat bisa memberi dukungan emosional dan menciptakan rasa memiliki. Ini merupakan hal penting bagi para orang tua tunggal yang seringkali merasa terisolasi. Tapi Anda jangan hanya fokus mencari komunitas single parent. Lebih banyak variasi komunitas Anda, tentu akan semakin baik. Memiliki lingkar sosial yang berbeda-beda menjadi sangat penting.

Bertemu banyak orang akan semakin mudah jika Anda banyak berlatih melakukannya. Anda tidak akan menjadi pemalu lagi. Mungkin awalnya Anda sungkan untuk mengatakan pada orang lain bahwa Anda adalah single parent, tapi Anda harus bisa mengatasinya.

Menerima bantuan
Bagi sebagian orang, hal ini lebih mudah dikatakan daripada dijalani. Kadang Anda merasa tidak perlu berlebihan karena Anda memilih untuk menjadi orang tua tunggal. Tapi perlu diingat bahwa hal ini tidak membuat perubahan fakta bahwa Anda juga membutuhkan bantuan.

Mengantisipasi situasi darurat
Kondisi darurat bisa saja terjadi kapan saja. Misal ketika anak Anda sakit atau Anda sendiri yang sakit, sampai Anda tidak bisa menjaga si kecil. Tanpa orang dewasa lain di rumah, apa yang bisa Anda lakukan?
Sangatlah penting untuk siap mengantisipasi situasi semacam ini. Cari tahu apakah ada jasa pengasuhan bayi darurat di area Anda. Selain itu, buat daftar nama dan nomor telepon teman atau anggota keluarga yang bisa Anda hubungi.  

Jauhkan rasa iri
Kadang ibu yang menjadi orang tua tunggal merasa iri dengan teman-temannya yang memiliki suami yang baik dan mau membantu, laki-laki yang mau bersama mereka. Tapi ini tidak berarti semua akan baik-baik saja ketika Anda memiliki pasangan. Pada kenyataannya semua orang memiliki masalah, termasuk orang yang memiliki.

 

 




4 Langkah Mengatasi Toxic Marriage

Sebelumnya

Silent Treatment, Salah Satu Ciri Toxic Marriage yang Mesti Diwaspadai

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Family