KBRI Bandar Seri Begawan dan BPJS Ketenagakerjaan.
KBRI Bandar Seri Begawan dan BPJS Ketenagakerjaan.
KOMENTAR

DUTA Besar RI untuk Brunei Darussalam Achmad Ubaedillah meresmikan loket Desk Temporary BPJS Ketenagakerjaan di KBRI Bandar Seri Begawan (BSB), Brunei Darussalam pada Senin (4/12).

Dubes Ubaedillah menegaskan bahwa prinsip negara hadir untuk melindungi warga negaranya salah satunya harus diwujudkan dalam pelindungan maksimal terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Brunei Darussalam.

Peresmian pelayanan BPJS Ketenagakerjaan ditandai dengan gunting pita oleh Duta Besar Ubaedillah dan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin. Acara ini juga dihadiri Wakil Kepala Perwakilan RI Irwan Iding, seluruh Pejabat dan Staf KBRI BSB, Pejabat dari Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, serta jajaran BPJS Ketenagakerjaan.

Pengoperasian desk temporary BPJS Ketenagakerjaan di KBRI BSB sekaligus merupakan tindak lanjut MoU No. PRJ/PK/00048/11/2023/66/10 antara Kementerian Luar Negeri dan BPJS Ketenagakerjaan tentang Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi PMI.

Diketahui bahwa MoU yang ditandatangani pada 11 November di KBRI Singapura ini meliputi ruang lingkup kerja sama antara lain Perluasan Program Jamsostek, Sosialisasi, dan Perluasan Kanal di luar negeri.

”Sinergi antara KBRI BSB dan BPJS Ketenagakerjaan adalah bentuk kehadiran negara dalam menjamin kesejahteraan dan pelindungan bagi PMI di Brunei Darussalam, sebagaimana diamanatkan UU No. 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang mengamanatkan kewajiban PMI untuk memiliki jaminan sosial dan Inpres No. 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ungkap Dubes Ubaedillah dalam keterangan yang diterima Farah.id (5/12).

Duta Besar RI juga menyambut baik rencana Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang akan menjadikan temporary desk BPJS Ketenagakerjaan di KBRI BSB sebagai pilot project bagi Perwakilan RI di negara.

Dipilihnya Brunei Darussalam tidak terlepas dari angka Pendaftaran Online Mandiri untuk kepesertaan BPJS di negara ini yang merupakan tertinggi per bulan tahun 2023.

Menurut Direktur Kepesertaan BPJS Kenetagakerjaan, capaian kerja sama KBRI Bandar Seri Begawan dan BPJS Ketenagakerjaan pada November 2023 PMI menunjukkan bahwa PMI di Brunei Darussalam menjadi yang terbesar yang aktif kepesertaannya di BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini jumlahnya mencapai 4.228, naik drastis dari 3.700 pada bulan lalu.

Capaian sebelumnya antara lain pada periode Januari-Oktober 2023, Brunei Darusssalam adalah negara dengan pendaftaran perpanjangan PMI luar negeri tertinggi via Pendaftaran Online Mandiri ((POM) juga pada Agustus 2023.

Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan ini bersifat sementara (temporary desk) yang berlaku selama bulan Desember 2023 tepatnya Senin-Jumat pukul 8.30-16.00.  

Kerja sama tersebut merupakan upaya pencegahan dalam kerangka pelindungan PMI dalam Program MELAJU MEGAH yaitu Melayani dengan Jujur, dan Melaksanakan Pencegahan yang dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi secara berkala baik melalui penyebaran informasi maupun penyuluhan secara daring dan luring dengan PMI di Brunei Darussalam.




Menteri Perindustrian Dukung Pembentukan Satgas Pemberantasan Barang Impor Ilegal

Sebelumnya

Mendikbudristek Nadiem Makarim: Penting Menanamkan Rasa Cinta terhadap Perbedaan dalam Diri Anak Indonesia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News