Ilustrasi Jajanan somay lengkap degan sayur dan telur/NET
Ilustrasi Jajanan somay lengkap degan sayur dan telur/NET
KOMENTAR

SIAPA yang tak kenal dengan jajanan khas Bandung, Siomay. Selain enak, jajanan ini juga mudah ditemui di mana-mana.

Untuk di daerah Bandung, Somay lebih dikenal dengan sebutan baso tahu. Makanan ini juga dinobatkan sebagai jajanan legendaris yang menjadi salah satu jajanan terenak nomor satu versi Taste Atlas.

Dalam tulisannya yang berjudul "10 Best Rated Street Food in The World ", Rabu (4/9), Siomay masuk dalam urutan pertama jajanan kaki lima terenak. 

Taste Atlas itu sendiri merupakan sebuah website yang mempromosikan makanan tradisional dari berbagai negara. 

"Ini (Siomay) adalah makanan pokok yang umum dijual di pusat jajanan luar ruangan Indonesia," demikian tertulis. 

Sebagai informasi, bahan untuk membuat Somay biasanya terdiri dari tepung dan baso atau sosis. 

Biasanya didampingi dengan beberapa komponen. Sayur-sayuran seperti kol rebus, pare, ikut jadi tambahan bagi pelanggan. 

Selain itu, juga terdapat menu tambahan telur rebus, dan kentang rebus kemudian disiram dengan saus kacang yang pedas dan kecap diatasnya. 

Dalam penyajian biasanya ditambahkan saos sambal dan perasan jeruk nipis. 

Selain harga yang murah, untuk menemukan jajanan ini sangatlah mudah ditemukan. 

Sebagai informasi, makanan ini menduduki posisi nomor satu bersama dengan roti canai. Di mana keduanya mendapatkan poin sebesar 4,9. 

Meski demikian, peringkat siomay lebih unggul dari jajanan kaki lima lainnya.

Berikut 10 daftar jajanan pinggir jalan terbaik versi Taste Atlas yang harus Sahabat Farah ketahui dikutip dari beautynesia, Rabu (13/9). 

1. Siomay (Indonesia): 4,9 poin
2. Roti canai (Malaysia): 4,9 poin
3. Crepes (Prancis): 4.8 poin
4. Pastel de Nata (Portugal): 4,8 poin
5. Guotie (Tiongkok): 4,8 poin
6. Batagor (Indonesia): 4,8 poin
7. Banh mi thit (Vietnam): 4,8 poin
8. Tacos (Meksiko): 4,7 poin
9. Karaage (Jepang): 4,7 poin
10. Karnitas (Meksiko): 4,7 poin

Demikian jajanan enak dan murah dinobatkan menjadi makanan terenak versi Taste Atlas.

 

PENULIS: NISRINAA SALSABILA

EDITOR OZZI AMEDIO




Dakhla, Kota Bertemunya Gurun dan Laut

Sebelumnya

Sebuah Inspirasi Kampus UM6P Maroko Bukan Menara Gading

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Horizon