Tecentriq akan diberikan pada pasien kanker payudara, paru-paru, kanker hati, dan kandung kemih/Net
Tecentriq akan diberikan pada pasien kanker payudara, paru-paru, kanker hati, dan kandung kemih/Net
KOMENTAR

PARA ahli di dunia kesehatan terus berinovasi untuk menemukan pengobatan terbaik dan tercepat terhadap pasien kanker. Belum lama ini, Layanan Kesehatan Nasional Inggirs (NHS) mengumumkan obat suntuk untuk pasien kanker yang disebut dapat mempersingkat waktu pengobatan hingga tiga perempatnya.

Obat suntik itu diberi nama Tecentriq dan telah mendapat persetujuan dari Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan Inggirs (MHRA). Dengan persetujuan itu, para tenaga keseharan memunginkan untuk memberikan perawatan yang nyaman dan cepat bagi pasien. Begitu kata Alexander Martin, konsultan onkilogi di West Suffolk NHS Foundation Trust, seperti dikutip Farah.id dari The Straits Time.

Sebelum mendapatkan suntikan, pasien terlebih dulu harus memenuhi syarat yang diobati dengan imunoterapi, atezolizumab. Selanjutnya, suntikan dilakukan di bawah kulit.

“Biasanya, pengobatan pada pasien kanker dilakukan secara intravena, langsung ke pembuluh darah, melalui infus yang memakan waktu sekitar 30 hingga 60 menit. Bahkan ini menyulitkan dan menyiksa pasien, karena terkadang sulit mengakses pembuluh darah,” kata NHS.

“Namun, dengan Tecentriq, hanya dibutuhkan waktu sekitar tujuh menit untuk melakukannya,” sambung Direktur Medis di Roche Products, Marius Scholtz.

Tecentriq merupakan cara lain dari Atezolizumab yang dibuat oleh Genentech, anak perusahaan Roche. Atezolizumab adalah obat imunoterapi yang memberdayakan sistem kekebalan tubuh pasien untuk mencari dan menghancurkan sel kanker. Perawatan ini ditawarkan melalui transfusi kepada pasien yang menderita kanker, seperti kanker payudara, kanker paru-paru, kanker hati, dan kandung kemih.

Diperkirakan aka nada 3.600 pasien yang memulai pengobatan dengan suntik Tecentriq ini, karena jelas menghemat waktu dan akan semakin banyak pasien yang tertangani dengan cepat.




Flu Singapura Meradang, Masker dan Isolasi Mandiri Kembali Dikencangkan

Sebelumnya

Tentang Anemia Aplastik, Penyakit yang Diderita Komedian Babe Cabita

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health