Ikan Koi merupakan keluarga dari ikan emas yang memiliki corak banyak dengah harga mahal/Net
Ikan Koi merupakan keluarga dari ikan emas yang memiliki corak banyak dengah harga mahal/Net
KOMENTAR

SIAPA yang tidak tahu dengan ikan peliharaan yang harganya bisa miliaran rupiah. 

Ikan emas atau kan koi memang dikenal dengan ikan mewah dengan harga selangit. Harga pemecah rekor di saat itu pada 2017 karena menang pada ajang All Japan Koi Show yang ditawar hingga U$$1,8 juta atau setara dengan Rp27 miliar. 

Salah satu ikan koi dengan harga termahal ditemukan pada tahun 2017. Ikan koi itu merupakan pemenang ajang All Japan Koi Show yang dijual senilai Rp US$ 1,8 juta atau Rp 27 miliar.

Dilansir dari Insider, Koi awalnya dibesarkan di Jepang pada tahun 1700-an ketika para petani padi pertama kali membiakkannya karena warna dan polanya yang berbeda, mirip dengan cara membiakkan anjing karena ciri-ciri spesifiknya. Sama seperti ras anjing yang berharga, orang Jepang menganggap serius pembiakan koi.

Ada kompetisi rutin untuk memberi nama koi terbaik. Juri dan pembeli memperhatikan seberapa sehat kulitnya, ukuran dan bentuk tubuhnya, serta betapa anggunnya ikan bergerak di dalam air. Namun ciri yang paling penting dari semuanya adalah warna koi.

Koi terbaik memiliki keseimbangan warna dan corak yang baik sesuai dengan variasinya. Misalnya, ada koi yang memiliki bintik-bintik biru muda, ada bercak merah besar di punggungnya, atau seluruhnya berwarna emas metalik.

Ikan koi memiliki beberapa warna yang populer, yaitu merah, putih, hitam, biru, metalik dan keemasan. Kemudian, ikan koi di Jepang semakin banyak dikembangkan dan jadi lambang kesempurnaan.

Untuk mendapatkan pola cantik berwarna jingga kemerahan seperti yang ada pada ikan seharga US$1,8 juta dolar, Anda perlu memilih ikan yang berbadan putih dan banyak sel darah merah yang terkonsentrasi di bercak-bercak besar.

Merah dan putih adalah warna penting dalam budaya Jepang. Dua warna ini mewakili kegembiraan dan kemurnian.




4 Langkah Mengatasi Toxic Marriage

Sebelumnya

Silent Treatment, Salah Satu Ciri Toxic Marriage yang Mesti Diwaspadai

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family