Teguh Santosa berfoto bersama Dubes dan tokoh publik/Agung Hadiawan
Teguh Santosa berfoto bersama Dubes dan tokoh publik/Agung Hadiawan
KOMENTAR

“I agree that journalism is an act of intellect. So, I can tell you, because I’ve known Teguh since our university years, even since those days, I could tell that he is an intellectual, but better than just an intellectual, he has always been also an activist, and he is a true leader.”

Pujian itu disampaikan Dirjen Amerika & Eropa Kementerian Luar Negeri Umar Hadi tentang sahabatnya, wartawan senior Teguh Santosa yang meluncurkan dua buku berjudul “Perdamaian yang Buruk, Perang yang Baik” dan “Buldozer dari Palestina” di Jaya Suprana School of Performing Arts, Mall of Indonesia, Jakarta pada Minggu (30/7/2023).

Pujian juga meluncur dari Dubes Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah yang menyebutkan bahwa sosok Teguh adalah jurnalis yang dibutuhkan dunia saat ini, yang mampu menyampaikan realitas dengan baik, dan memiliki pendapat yang kuat untuk menarik kesimpulan dari apa yang terjadi.

“Perdamaian yang Buruk, Perang yang Baik” dan “Buldozer dari Palestina” merupakan dua buku yang berisi hasil wawancara Teguh dengan banyak duta besar negara sahabat. Buku tersebut ditulis dalam format Q & A (pertanyaan dan jawaban) yang diharapkan dapat membuat pembaca mampu memahami lebih baik perkataan para duta besar tanpa terganggu oleh interpretasi pribadinya.

Kedua buku ini memotret perubahan di dunia yang terus terjadi dari kacamata para duta besar. Bisa dikatakan, membaca kedua buku ini akan memberikan pengetahuan yang luar biasa luas tentang masa lalu, dinamika poleksosbudhankam yang terus bergulir, dan tantangan masa depan yang dihadapi negara-negara di berbagai belahan dunia.

Pada akhirnya, kita bisa memahami bahwa kondisi geopolitik yang serba tak menentu saat ini tidak muncul begitu saja, tapi ada latar sejarah, budaya, dan ekonomi yang menyebabkannya. Dua buku ini membantu pembacanya memahami peta politik dunia.

Acara peluncuran buku yang juga berbarengan dengan peluncuran aplikasi SemuaNews JMSI ini dihadiri Pendiri MURI Jaya Suprana, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu, Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri Rizal Ramli, Dirjen Amerika & Eropa Kementerian Luar Negeri Umar Hadi, Komisaris Independen PT Dirgantara Indonesia/Mantan Dubes RI untuk Jepang Yusron Ihza, dan Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap.

Hadir pula sejumlah perwakilan negara asing yaitu Dubes Rusia untuk IndonesiaLyudmila G. Vorobieva, Dubes Maroko untuk Indonesia Ouadia Benabdellah, Dubes Venezuela untuk Indonesia Radames Jesus Gomes Azuaje, Dubes Sudan untuk Indonesia Yassir Mohamed Ali, Wakil Dubes Afghanistan untuk Indonesia Qais Barakzai, Counsellor DPRK Embassy So Kwang Yun, juga perwakilan negara Pakistan dan Selandia Baru yang merupakan anggota APRCPRK.




Menteri Perindustrian Dukung Pembentukan Satgas Pemberantasan Barang Impor Ilegal

Sebelumnya

Mendikbudristek Nadiem Makarim: Penting Menanamkan Rasa Cinta terhadap Perbedaan dalam Diri Anak Indonesia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News