Dok. Kemenkes RI
Dok. Kemenkes RI
KOMENTAR

MENTERI Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengkritisi kesalahan orientasi yang selama ini menjadi tujuan pengelola rumah sakit berstatus Badan Layanan Umum (BLU).

Menurut Menkes Budi, RS berstatus BLU jangan berorientasi pada keuntungan tetapi harus mampu memperbaiki kualitas pelayanan dan menjangkau seluas-luasnya masyarakat.

“Keuangan perlu diatur, beda dengan Badan Usaha Milik Negara, BLU tidak usah memikirkn untung, tapi harus bisa sustainable,” ujar Menkes dalam Rapat Koordinasi BLU 2023, Kamis (2/3/2023).

Ia menilai orientasi keuntungan dengan menganggap semakin banyak pendapatan maka akan semakin bagus adalah kesalahan. Untuk apa memiliki cash sebanyak-banyaknya di bank? Jangan hanya memikirkan untuk disimpan ke deposito supaya mendapat bunga.

Menkes menegaskan bahwa pendapatan yang didapat seharusnya diinvestasikan untuk perbaikan mutu pelayanan untuk masyarakat. RS bisa membeli peralatan baru menggantikan berbagai peralatan yang sudah tidak bisa berfungsi maksimal.

Sebagian keuntungan lainnya menurut Menkes Budi hendaknya dialokasikan untuk menaikkan gaji dokter dan biaya penelitian. Dengan demikian, mereka akan merasakan kenyamanan dan fokus bekerja di sana juga melakukan berbagai penelitian. Dengan demikian para dokter tak merasa perlu berpraktik lagi di RS swasta.

Dengan menjadikan RS berstatus BLU sebagai rumah sakit ‘premium’, maka masyarakat tak perlu berobat ke Singapura.

Hal yang paling mudah untuk melihat keberhasilan layanan kesehatan di rumah sakit pemerintah adalah okupansi pasien. Jika masih banyak pasien yang ‘lari’ berobat ke luar negeri, artinya layanan yang diberikan belum sesuai harapan masyarakat.

Diketahui bahwa Kementerian Keuangan telah menggelontorkan dana BLU yang terbilang fantastis yaitu Rp15 triliun per tahun untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit pemerintah.

“Saya minta di rumah sakit bukan untung, tapi nomor satu harus berikan layanan terbaik bagi masyarakat,” kata Menkes.




Lonjakan Kasus COVID-19 di Singapura, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Jangan Panik, Tingkat Penularan dan Angka Kematian Sangat Rendah

Sebelumnya

Tegaskan Kenaikan UKT Hanya untuk Mahasiswa Baru, Nadiem Makarim: Yang Lebih Mampu Bayar Lebih Besar, Yang Tidak Mampu Bayar Lebih Sedikit

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News