Salah satucontoh kulit sehat dimiliki oleh Laudya Cynthia Bella/Net
Salah satucontoh kulit sehat dimiliki oleh Laudya Cynthia Bella/Net
KOMENTAR

PEREMPUAN cantik tak harus berkulit putih, namun berkulit sehat. Sayangnya, stigma di masyarakat mengidentikkan cantik dengan kulit yang putih, sehingga banyak perempuan, khususnya kaum milenial, yang berusaha melakukan berbagai perawatan tubuh dan menggunakan skincare yang dipromosikan dapat memutihkan kulit.

Padahal, kulit sehat dan cantik itu tidaklah harus putih bersinar. Begitu kata Brand Manager BioAqua Marsha Karta Swadharma, saat dijumpai Farah.id pada acara Jakarta Fashion Trend (JFT) 2023, Rabu (11/1).

“Kulit putih itu berasal dari pigmen alami tubuh, sedangkan kulit yang cantik dan sehat itu yang bebas jerawat dan terhidrasi dengan baik,” kata Marsha.

Lanjutnya, seorang perempuan harus dapat mengidentifikasi jenis kulitnya agar bisa memilih produk-produk yang cocok dikenakan, sesuai jenis kulit.

“Kita, sebagai perempuan harus mengerti jelas seperti apa jenis kulitnya. Jika tidak mengerti, bisa dikonsultasikan ke ahli kulit atau ke skin consultant, seperti di BioAqua, yang sifatnya free,” saran dia.

Menurutnya, hal terpenting yang harus dilakukan oleh seorang perempuan adalah melakukan perawatan pada kulit, terutama pada skin barrier.

“Agar kulit tetap sehat dan cantik, yang pertama harus diperhatikan adalah basic skincare. Produk-produk yang sifatnya basic sangat penting digunakan, seperti sabun pencuci muka, mosturizer dan serum,” jelasnya.

“Yang kedua adalah menjaga skin barrier atau permukaan kulit. Nah, hal seperti ini yang sering dilupakan, khususnya oleh perempuan di Indonesia. Seringkali orang suka lupa, sudah pakai skincare seharian tetapi tidak menggunakan sunscreen. Atau pakai sunscreen hanya pada cushion saja, namun tidak memakai sunscreen tambahan. Padahal, penggunaan sunscreen sangat penting untuk menjaga skin barrier kulit,” imbuh Marsha.

Menurutnya cara menjaga skin barrier adalah dengan menjaga kelembabannya. Saat ini, sudah banyak produk skincare dan makeup hybrid atau makeup with benefit skincare yang mengandung niacinamide dan ceramide, sejenis protein yang dapat meregenerasi dan mengembalikan kelembapan kulit tanpa membuatnya memproduksi minyak secara berlebihan.

Ia juga mengingatkan agar para perempuan tidak terjebak pada Fear of Missing Out (FOMO) pada tren kosmetik yang sedang berlangsung, yang belum tentu cocok dengan kondisi kulit pemakainya.

“Yang penting, kita tidak terlalu FOMO, yang pakai semua jenis skincare di wajah. Cukup skincare A,B, dan C, yang dirasa cukup efektif untuk jenis kulit kita, sehingga skin barrier menjadi sehat. Bukan yang ikut-ikutan pengen jadi putih dalam 7 hari,” demikian Marsha.




Dove dan Yura Yunita Ajak Perempuan Rayakan Ketidaksempurnaan

Sebelumnya

Chikigo, Nyeni Tanpa Batas ala Chikita Fawzi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Fashion