post image
Para model memakai karya desainer yang akan dilibatkan di ajang SPOTLIGHT, akhir November mendatang/Farah.id
KOMENTAR

PARA desainer Indonesia terus menunjukkan kepedulian dan sikap tegas, bahwa Indonesia akan menjadi pusat mode dunia. Melalui ajang SPOTLIGHT, yang akan digelar Indonesia Fashion Chamber, November mendatang, harapan itu akan segera terwujud.

IFC sadar betul akan potensi kuat yang dimiliki bangsa, untuk membangun industri fesyen. Potensi lokal inilah yang menginspirasi mereka untuk menggelar SPOTLIGHT: Celebration of Diversity, 28 November – 1 Desember 2022 di Ciputra Artpreneur, Jakarta.

Meskipun perdana, rencananya perhelatan ini akan dijadikan agenda tahunan. Tujuannya, untuk menjadikan Indonesia pusat inspirasi dan belanja fesyen dunia, utamanya untuk produk ready to wear craft fashion, yang tentunya mengutamakan sustainability dan berbasis wastra Indonesia.

See Now, Buy Now

Berbeda dengan event-event sebelumnya yang pernah digelar IFC, SPOTLIGHT akan diisi dengan fashion show, exhibition, ethnic textiles, workshop, seminar, dan kompetisi dengan tema yang diangkat berdasarkan zonasi suku-suku bangsa Indonesia.

Pada debut SPOTLIGHT tahun ini, para desainer atau pemilik brand fesyen yang berpartisipasi akan disiapkan dengan format See Now, Buy Now. Yaitu, model bisnis yang menjual barang-barang fesyen segera setelah ditampilkan di runway.

Di sini, konsumen dapat mengakses dan berbelanja melalui kode QR, yang terhubung langsung ke online katalog. Desainer dan pemilik label yang berpartisipasi akan dikurasi berdasarkan kualitas produk dan kesiapannya untuk format See Now, Buy Now.

Perhelatan ini akan melibatkan partisipasi dari desainer, pemilik label fesyen, maupun kosmetik, produsen tekstil, dan sekolah mode. Tentunya juga bersinergi dengan para stakeholder, mulai dari pemerintah hingga instansi swasta dan asosiasi terkait, yang berkomitmen untuk memajukan industri fesyen tanah air.




Mengenal Teknik Heatless Curls yang Sedang Hits di Media Sosial

Sebelumnya

IN2MOTIONFEST 2022: Local Product, Global Look

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Fashion