post image
KOMENTAR

EVENT Muslimah Creative Stream Fest (MCSF) 2021 siap dilaksanakan pada 22 – 25 April 2021. Dengan tema "Berdaya dan Berkarya dari Rumah", MSCF 2021 dimeriahkan talkshow, sharing, workshop, bazar, dan kajian Islam dengan narasumber para tokoh inspiratif.

MCSF 2021 juga menggelar bazar virtual yang didukung penuh oleh Shopee. Beragam produk kreatif mulai dari modest fashion, halal food, craft, dan lainnya, bisa dibeli di Shopee dalam landing page Muslimah Creative Stream Fest 2021. Menariknya, bazar virtual MCSF 2021 ini diwarnai diskon hingga 90%.

Akan seperti apa kemeriahan Muslimah Creative Stream Fest 2021?

Temi Sumarlin, CEO Scarf Media

"Muslimah Creative Stream Fest adalah event yang merupakan adaptasi dari kegiatan online. Di tahun 2020, awalnya adalah Muslimah Creative Day (29 Februari – 1 Maret) yang berakhir tepat 1 hari sebelum pandemi diumumkan secara resmi di Indonesia. MCSF hadir demi menyemangati para Muslimah agar terus bergerak di masa pandemi. Tahun ini lebih meriah dan lebih seru. Kami membuka ruang lebih luas bagi lebih banyak perajin dan UKM untuk berpartisipasi," ujar Temi Sumarlin, CEO Scarf Media, dalam konferensi pers MCSF 2021, Senin (19/04/2021).

Tahun ini, MCSF 2021 bekerja sama dengan Dekranasda DKI Jakarta dan Singapore Tourism Board dalam menghadirkan narasumber dan produk-produk berkualitas karya perajin lokal.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah makin banyak tenant yang berpartisipasi tahun ini, hingga membutuhkan usaha lebih untuk kurasi dan pengelolaannya.

"Saya sangat terenyuh melihat banyak UKM kecil yang belum siap menghadapi era digital. Kami dengan senang hati membantu mereka. Mulai dari membuatkan e-mail, melakukan pemotretan produk, dan memberi pengetahuan seputar promosi agar mereka bisa ikut dalam MCSF 2021," kata Temi.

Tema "Berdaya dan Berkarya dari Rumah" menurut Temi dipilih untuk memotivasi lebih banyak Muslimah agar bisa tangguh menghadapi pandemi dengan berdaya dan berkarya di rumah. Ia melihat banyak perusahaan yang digawangi perempuan mampu bertahan di masa pandemi. Itu membuktikan bahwa perempuan memiliki kekuatan dan kesabaran untuk mengatasi masa sulit.

"Tujuan besar dari acara ini adalah kami ingin silaturahim dengan komunitas kami yang terdiri dari Muslimah profesional dan Muslimahpreneur tetap terjaga. Media ini bukan hanya hadir untuk mencari keuntungan tapi juga ingin memberi manfaat. Kami ingin perempuan bisa siap menghadapi situasi sulit apa pun. Kami juga ingin menebar energi positif dengan menghadirkan lebih banyak UKM baru. Kami ingin produk mereka bisa berkembang dan kelak bisa sejajar dengan produk kreatif lain yang sudah mapan," tegas Temi.

Fery Farhati, Ketua Dekranasda DKI Jakarta

Menurut Ibu Fery Farhati, MCSF adalah acara yang sangat bermanfaat bagi para perempuan. Dalam acara ini, perempuan tak hanya bisa berkreasi secara aktif dan menghasilkan kreativitas positif yang islami, tapi juga mampu menyesuaikan diri dengan dunia yang terus berkembang tanpa menghilangkan nilai-nilai agama yang dimiliki. Menurut Ibu Fery, pandemi seharusnya membuat Muslimah makin dekat dan makin memahami agama dalam keseharian.

Di masa pandemi Covid-19, banyak orang kelimpungan, bingung harus berbuat apa. Tapi kini sudah memasuki tahun kedua, para pelaku industri kreatif seharusnya sudah bisa meraba arah ke depan. Termasuk juga para perajin Dekranasda Jakarta.

"Yang saya temui, semua perajin tangguh. Mereka mengubah alur kegiatan dan mencoba menangkap peluang baru. Salah satunya dengan ikut MCSF 2021. Sekarang sudah banyak inovasi yang dilakukan. Dekranasda mendukung penuh geliat para perajin," ujar istri Gubernur Jakarta Anies Baswedan ini.

Firhan Salam, Singapore Tourism Board

Kesuksesan Muslimah Creative Stream Fest juga menarik Singapore Tourism Board (STB) untuk berpartisipasi. Di tahun ini, STB menghadirkan tiga Muslimah Singapura untuk menjadi narasumber talkshow yaitu Oniatta Effendi, Denise Deanna, dan Fatimah Mohsin. Ketiganya merupakan Muslimahpreneur yang dianggap sukses dan memiliki pengalaman berbisnis yang bisa menginspirasi para Muslimahpreneur di Indonesia.

Oniatta Effendi adalah pengusaha fashion yang menggunakan batik yang didatangkan langsung dari Indonesia. Denise Deanna adalah muallaf keturunan Chinese yang kemudian membuka restoran halal chinese food. Denise memiliki resep unik yang mengadaptasikan hidangan tradisional Chinese menjadi masakan halal. Sedangkan Fatimah Mohsin dikenal sebagai seorang Muslimahpreneur sukses di Singapura yang memiliki bisnis di berbagai bidang di antaranya bridal gallery, home decoration, dan Thai halal restaurant.

Menurut Firhan, alasan STB ikut dalam MCSF 2021 adalah untuk lebih menggaungkan Singapura sebagai destinasi wisata yang ramah Muslim. Termasuk mempromosikan local brand Singapura sebagai referensi bagi para wisatawan Indonesia.

"Indonesia sangat penting bagi Singapura karena menjadi negara nomor 2 yang mendatangkan jumlah wisatawan dan devisa terbesar. Kami berharap semakin banyak orang Indonesia yang bisa berkunjung ke Singapura dan mengenal produk-produk dalam negeri," ujar Firhan.

Area Director Singapore Tourism Board di Indonesia ini menambahkan, keikutsertaan STB dalam MCSF 2021 karena perempuan merupakan sosok powerful—sebagai manager keuangan rumah tangga, yang sangat berperan untuk menentukan destinasi liburan keluarga. Dengan demikian diharapkan para perempuan yang mengunjungi MCSF tertarik untuk mengajak keluarga berwisata ke Singapura.

Lulu El Hasbu, Owner El Hasbu—Perwakilan Tenant

Lulu mengisahkan bisnis modest fashion yang sempat tersendat di awal pandemi. Ia mengaku kaget dengan berbagai dinamika dan kesulitan yang tentunya dirasakan semua pelaku bisnis. "Tapi pandemi akhirnya memacu kami menjadi lebih kreatif. Kami memerhatikan apa yang dibutuhkan Muslimah di saat pandemi. Mulai dari masker hingga kemudian kami membuat sport collection—yang alhamdulillah mendapat respons sangat baik," ujar Lulu.

Ia juga bersyukur karena bisa memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk mempromosikan produknya lebih luas. Salah satunya dengan sering mengunggah Instagram Live dan penjualan secara online yang makin besar.

Close X

Ngabuburit Seru ala Hijabers Community: A Time for Thought, Action and Change

Sebelumnya

"The Vegetarian Butcher" Buat Kamu Para Vegetarian Lovers

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah C&E