post image
KOMENTAR

DI tengah kekhawatiran dan kesedihan akibat wabah virus corona atau covid-19, sepasang  insan ini tetap menguatkan tekadnya untuk mengikat janji suci. Mereka pun melangsungkan pernikahannya.

Bagaimana caranya?

Wanita  yang diketahui adalah perawat di rumah sakit di kota Wuhan, menikahi kekasihnya dengan mengucapkan ikrar lewat video chat. Ia dan pasangannya terlihat menggunakan pakaian pelindung.

Momen bahagia itu terekam dalam postingan China Global Television Network, di sana perawat itu, Tang Xingxing, dalam pakaian jas hazmatnya, membawa buket yang terbuat dari sarung tangan karet. Tang kemudian berjalan menyusuri lorong darurat di rumah sakit Wuhan ke calon suaminya, melalui video chat.

"Aku akan segera kembali dan menikahimu," kata perawat itu, dari tayangan CGTN, Sabtu (15/2).

Ia berjalan bergandengan tangan dengan pekerja medis lain, yang bertugas sebagai pengantin pria "berdiri" dan membacakan surat dari tunangan Tang untuknya.

"Aku akan menjagamu, mencintaimu, dan menghormatimu selamanya," kata sang pekerja medis membacakan surat dari sang pengantin pria.

A "hazmat suit wedding dress" and a bouquet of gloves marked the "video call wedding ceremony"???? of a nurse in Wuhan, at the heart of #coronavirus epidemic, a day before #ValentinesDay ❤️

Tang menceritakan, kolega-koleganya menyelenggarakan upacara itu sebagai kejutan untuk meredakan tekanan yang meningkat yang dirasakan para pekerja medis untuk "mengalahkan" virus tersebut.

"Dengan segala upaya, saya berharap kami bisa mengalahkan COVID-19," ujar Tang.

Tim medis di China memang dalam keadaan tertekan. Pekerjaan yang berat dengan resiko yang juga sangat berat. Mereka fokusnya seluruh waktu dan tenaga untuk memberikan pelayanan terbaik, walau resiko tertular cukup tinggi.

Pekan ini, disebutkan, sekitar  1.700 pekerja medis telah terinfeksi dan enam meninggal.(F)

Raja Terima Pengunduran Diri Mahathir, Tapi Bukan Istri Anwar Ibrahim Yang Jadi PM Sementara

Sebelumnya

Mahathir Mundur, Apakah Ini Berarti Wan Azizah Bakal Jadi Perdana Menteri Perempuan Pertama Malaysia?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News World