Peresmian gerai baru ban dan pelek di kota Madinaty, Mesir/Foto: Istimewa
Peresmian gerai baru ban dan pelek di kota Madinaty, Mesir/Foto: Istimewa
KOMENTAR

DUTA BESAR untuk Mesir yang diwakili Atase Perdagangan KBRI Kairo M Syahran Bhakti S, menghadiri peresmian gerai ban dan pelek kendaraan Indonesia Ashrafco di Kota Madinaty, Mesir. Dr Khaled Hammad Shehata dan Ashraf Hammad Shehata selaku owner dan direksi Ashrafco, mengucapkan terima kasih atas dukungan Duta Besar RI di Kairo, Atase Perdagangan KBRI Kairo, serta segenap jajaran yang selalu memberikan pendampingan dan memfasilitasi hubungan bisnis dengan Perusahaan ban dan pelek Indonesia, PT Elang Perdana Tyre Industry untuk ban bermerk Accelera, PT Bangun Sarana Alloy Tangerang dan PT Prima Alloy Universal Surabaya untuk pelek kendaraan.

Dr Khaled sangat optimis, ban dan pelek Indonesia dapat bersaing dan diminati pasar Mesir, dan tetap membidik kelas menengah ke atas serta mengutamakan layanan prima door to door service, termasuk layanan online. Ia berharap, tahun ini dapat mengimpor lebih dari Rp81,53 miliar untuk kedua produk tersebut.

Menanggapi ini, atase perdagangan M Syahran Bhakti, sangat bersyukur atas peresmian gerai ban dan pelek Indonesia di Kawasan kota baru, Madinaty, yang sangat dekat dengan ibukota Mesir. Kesuksesan yang diraih Ashrafco, menurut Syahran, tidak lain karena didasari niat baik, kerja sama, dan saling percaya yang selama ini terus dibina.

“Atas nama bangsa, perusahaan, dan rakyat Indonesia, saya mengucapkan terima kasih atas segala dedikasi, usaha, kerja keras, dan loyalitas yang telah dibangun. Hari ini, kita menyaksikan peresmian gerai ke-11 dan kami berharap Ashrafco dan mitra-mitra bisnis yang hadir dapat terus mengimpor produk unggulan Indonesia,” kata Syahran.

Dalam laporan Biro Statistik Mesir (CAPMAS), pada 2023 ekspor ban Indonesia ke Mesir berkontribusi pada devisa RI sebesar USD13,48 juta. Angka ini meningkat 11,75 persen dibandingkan dengan ekspor tahun sebelumnya sebesar USD12,06 juta. Adapun negara pesaing utama adalah RRT, Turki, Thailand, India, Vietnam, Jepang, dan Korea Selatan.

Sedangkan untuk ekspor pelek, menyumpang devisa sebesar USD2,08 juta atau meningkat sebesar 463 persen disbanding ekspor tahun sebelumnya, yaitu USD370 ribu. Negara pesaingnya adalah RRT, AS, Jepang, Thailand, India, Korea Selatan, Jerman, Turki, Italia, dan PEA.

Di akhir peresmian, Syahran mengundang para tamu undangan yang hadir untuk menyempatkan waktu mengunjungi pameran dagang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 yang dilaksanakan di ICE BSD, Tangerang, Banten, pada 9 hingga 12 Oktober 2024.




Komnas Perempuan: Saatnya Pekerja Rumah Tangga (PRT) Dihormati dan Diakui Hak-haknya Selaku Warga Negara Indonesia

Sebelumnya

Palang Merah Indonesia Berkomitmen Melanjutkan Layanan Kesehatan Keliling di Kamp Pengungsian Khan Younis

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News