Aldila Sutjiadi dan Miyu Kato/Instagram @wta
Aldila Sutjiadi dan Miyu Kato/Instagram @wta
KOMENTAR

PETENIS Indonesia Aldila Sutjiadi berhasil mempersembahkan gelar ganda putri di ajang Thailand Open 2024 berpasangan dengan Miyu Kato, petenis asal Jepang, setelah sukses mengalahkan ganda putri China Jiang Xinyu dan Hanyu Gou di True Arena Hua Hin pada Minggu (4/2).

Aldila dan Miyu mendapat perlawanan sengit dari Xinyu dan Gou sebelum akhirnya memenangkan partai tiga set, 6-4, 1-6, 10-7.

Meraih kemenangan 6-4 di set pertama, Aldila dan Kato harus menyerah di set kedua. Namun berkat kekompakan keduanya, mereka berhasil merebut kemenangan 10-7 di set ketiga dan meraih gelar juara ganda putri.

“Saya sangat senang bisa meraih gelar juara di Thailand Open 2024. Pertandingan hari ini sangat sengit, tapi kami terus berjuang dan saling mendukung. Terima kasih kepada Miyu, tim pelatih, dan semua pihak yang mendukung kami berdua,” ujar Aldila, dalam keterangan yang didapat Farah.id.

“Kemenangan ini menjadi suntikan semangat untuk menjalani turnamen berikutnya serta menggapai cita-cita saya menjadi petenis Indonesia pertama yang menjadi juara Grand Slam,” imbuh atlet kelahiran 2 Mei 1995 itu.

Diketahui bahwa grand slam mengacu pada turnamen tenis tier (tingkat) tertinggi yaitu Australian Open, French Open, Wimbledon, dan US Open. Saat ini, atlet tenis Indonesia yaitu Priska Nugroho, Temi Grende, dan Angelique Widjaja tercatat pernah memenangkan grand slam tingkat junior.

Dikutip dari berbagai sumber, Aldila memulai karier tenis profesional pada tahun 2010 di usia yang baru menginjak 15 tahun. Penampilan pertamanya adalah bermain di turnamen ITF yang digelar di Jakarta.

Dalam perjalanan karier tenis profesionalnya, Aldila berhasil mengukir sejumlah prestasi berikut ini.

  • Medali emas tunggal putri, ganda putri, dan beregu dalam PON Riau 2012
  • Medali perunggu di Asian Games 2015
  • Medali emas Asian Games 2018
  • Medali emas tunggal putri dan ganda campuran SEA Games 2019
  • Medali emas ITF 2021

Aldila akan melanjutkan perjuangannya bersama Miyu di turnamen WTA500 Abu Dhabi, diikuti WTA1000 Doha dan WTA1000 Dubai. Rakyat Indonesia tentu mendoakan hasil terbaik yang bisa diperoleh pasangan Indonesia-Jepang tersebut.




Fifie Rahardja dan Asa di Balik Gunung Sampah Sungai Citarum

Sebelumnya

Gulbadan Begum, Perempuan Mughal India Pertama Pemimpin Haji yang Kisahnya Nyaris ‘Hilang’

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Women