Wapres Ma'ruf Amin saat menjadi imam salat di Masjid Pudong, Shanghai, China, Senin (18/9) kemarin/Net
Wapres Ma'ruf Amin saat menjadi imam salat di Masjid Pudong, Shanghai, China, Senin (18/9) kemarin/Net
KOMENTAR

ADA satu hal yang menarik hati Wakil Presiden Ma’ruf Amin saat mengunjungi Shanghai, China untuk menghadiri pertemuan pengusaha sektor halal, Senin (18/9). Ia begitu mengagumi perkembangan kebebasan beragama di negeri Tirai Bambu itu.

Salah satunya adalah perkembangan agama Islam. Wapres begitu terkesan dengan Masjid Pudong yang tampak bersih dan terletak di jalan besar yang ramai dilalui masyarakat. Lagi-lagi ini menunjukkan bahwa China sudah sangat terbuka dengan keyakinan-keyakinan masyarakatnya. Ia pun kemudian menyempatkan diri untuk menjadi imam salat di masjid tersebut.

Dirinya berharap, terus terbuka kesempatan bagi masyarakat muslimdi China dalam menjalankan ibadahnya. Apalagi menurut laporan, saat salat Jumat di Masjid Pudong penuh warga muslim, karena yang datang ke sana tidak hanya masyarakat sekitar.

Satu yang disayangkan Wapres adalah belum adanya pendidikan keagamaan untuk anak-anak di masjid itu. Jadi dia berpesan, agar diselenggarakan aktivitas pengajian, khususnya untuk anak-anak.

Masjid Pudong dibangun pada 1935 dan diperluas pada 1984. Masjid ini menawarkan akses mudah bagi umat Islan di Shanghai dan sekitarnya yang ingin melaksanakan salat berjamaah. Masjid ini memiliki ruang salat, ruang imam, dan aula khotbah yang besar. Area keseluruha masjid mencapai 1.650 meter persegi.

Masjid Pudong adalah salah satu masjid besar di kota Shanghai. Lokasinya berada di antara gedung-gedung tinggi. Ruang utama masjid ini ada di lantai 2, sementara tempat wudu ada di lantai 1. Bangunan masjid di dominasi dengan warna krem dan kubah berwarna hijau.

Menurut Ma’ruf Amin, tempatnya cukup strategis. Tempat wudu dilapisi kayu di atasnya, sehingga suasananya menjadi sangat bersih. Salat di sana juga terasa nyaman dan enak.

Meskipun dibangun pada 1935, namun ini bukan masjid tertua di China. Ada satu masjid yang dibangun di zaman Khalifah Albasi.




Komnas Perempuan: Saatnya Pekerja Rumah Tangga (PRT) Dihormati dan Diakui Hak-haknya Selaku Warga Negara Indonesia

Sebelumnya

Palang Merah Indonesia Berkomitmen Melanjutkan Layanan Kesehatan Keliling di Kamp Pengungsian Khan Younis

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News