Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
KOMENTAR

DIREKTUR Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Silmy Karim, mengungkap fakta mengejutkan. Ia mengklaim, setiap tahunnya sebanyak 1.000 mahasiswa Indonesia pindah kewarganegaraan dan menjadi warga Singapura.

“Saya lupa, kalau enggak 100 ada 1.000 orang mahasiswa Indonesia di Singapura menjadi warga negara tersebut setiap tahun. Bersaing kita rebut orang-orang hebat, pintar,” kata Silmy, seperti dikutip dari berbagai sumber, Minggu (9/7).

Fenomena ini tentu saja tidak dapat diabaikan. Indonesia sudah tidak bisa hanya mengandalkan sumber daya alam, sebab lambat laun pasti akan habis. Oleh karena itu, sisi sumber daya manusia lah yang harus ditingkatkan.

Pendapat lain datang dari Chairman CentennialZ Dinno Ardiansyah. Menurut dia, saat ini Gen Z sedang menghadapi banyak persoalan. Misalnya biaya hidup yang tinggi, akses penunjang karir yang terbatas, dan permasalahan tentang kesenjangan atau kemiskinan.

“Tiga isu yang kita angkat berhubungan dekat dengan generasi Z saat ini, mulai dari biaya hidup yang tinggi banget, akses mendapatkan pekerjaan, membangun karir, akses pemodalan itu susah banget dan kesenjangan ekonomi atau kemiskinan sekarang semakin terlihat,” ujar Dinno.

Meskipun generasi Z sering diidentikkan dengan kegiatan hura-hura dan pesta, tetapi dirinya sangat yakin bahwa potensi generasi muda Indonesia jauh lebih besar dari sekadar itu.

Selain itu, berdasarkan informasi yang diterima Dirjen Imigrasi, para expert itu mendapatkan tawaran khusus di Singapura sehingga rela melepas status kewarganegaraan Indonesia.

“Informasi yang saya terima demikian,” ujar Silmy.

Silmy menerangkan, setiap negara punya tujuan untuk memperkuat kepentingan nasionalnya, termasuk Singapura. Kepentingan nasional itu bisa dari bidang digitalisasi, teknologi, hingga industri.

"Untuk memperkuat negaranya, mereka mengambil talenta dari luar negeri yang sudah jadi dan produktif. Kan, kelihatan dari usia produktif dari 25-35," ujar Silmy. 

Dalam hal ini Silmy pun menjelaskan perintah Presiden Joko Widodo yang memerintahkan agar pihak Imigrasi mempermudah warga negara asing berkualitas masuk dan mendapatkan izin tinggal di tanah air.




Menaker Ida Fauziyah di International Labour Conference 2024: Indonesia Usung Misi Perlindungan Pekerja, Kesetaraan, dan Keberlangsungan Usaha

Sebelumnya

KBRI Kairo Resmikan Gerai Ban dan Pelek Kendaraan Indonesia di Kota Madinaty Mesir

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News