Muhammad Fajri, warga Tangerang berbobot 300 kilogram meninggal dunia usai menjalani perawatan selama 14 hari di RSCM/Net
Muhammad Fajri, warga Tangerang berbobot 300 kilogram meninggal dunia usai menjalani perawatan selama 14 hari di RSCM/Net
KOMENTAR

NAMA Muhammad Fajri menjadi viral usai video evakuasinya memenuhi beranda TikTok warganet. Fajri di evakuasi dari rumahnya usai kesulitan bergerak karena bobot tubuhnya yang luar biasa, yaitu mencapai 300 kilogram. Proses evakuasi berjalan dramatis, karena harus merubuhkan bagian depan rumahnya.

Namun, pukul 01.25 dini hari, Kamis (22/6), Fahri dinyatakan meninggal dunia. Pihak rumah sakit menjelaskan, lelaki asal Tangerang itu mengalami syok septik yang menyebabkan tekanan darahnya turun secara drastis sampai ia tidak kuat bertahan hidup.

“Betul (syok septik),” kata dr Sidharta yang menangani Fajri selama menjalani perawatan di RSCM, Jakarta, mengutip Detik.

Syok septik merupakan salah satu kondisi darurat yang ditandai dengan terganggunya aliran darah akibat infeksi. Kondisi ini dapat menimbulkan kerusakan organ dan bahkan kematian.

Gejala syok septik muncul sebagai komplikasi berat dari sepsis, yaitu infeksi yang telah menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Pada kondisi ini, infeksi yang meluas memicu kerusakan berbagai organ, bahkan mengancam nyawa.

Sebelum meninggal, Fajri diketahui mengalami luka di sekujur tubuh akibat terbatasnya ruang gerak karena obesitas dan mengalami gangguan pada berbagai organ. Kaki kanan Fajri membesar, diduga karena sumbatan yang terjadi akibat kecelakaan yang pernah dialaminya.

Infeksi berat inilah yang diduga memicu terjadinya syok septik. Setiap infeksi dapat menyebabkan sepsis yang kemudian dapat memicu terjadinya syok septik jika membutuk. Tidak semua infeksi akan menyebabkan sepsis atau syok septik.

Saat sepsis berubah menjadi syok septik, terdapat gejala tambahan yang meliputi tekanan darah rendah, pusing, keluaran urine sedikit bahkan tidak ada, palpitasi jantung, anggota tubuh yang dingin dan pucat, juga ruam kulit.

Fajri menjalani perawatan selama 14 hari di RSCM.




Din Syamsuddin Jadi Pembicara dalam Sidang Grup Strategis Federasi Rusia-Dunia Islam di Kazan

Sebelumnya

Buku “Perdamaian yang Buruk, Perang yang Baik” dan “Buldozer dari Palestina” Karya Teguh Santosa Hadir di Pojok Baca Digital Gedung Dewan Pers

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel News