Ilustrasi gendongan yang aman untuk bayi/Net
Ilustrasi gendongan yang aman untuk bayi/Net
KOMENTAR

SALAH satu perlengkapan bayi baru lahir yang tidak boleh ketinggalan adalah gendongan. Memilih gendongan untuk bayi baru lahir tentunya tidak boleh sembarangan, karena tulang bayi masih sangat rentan. Salah memilih gendongan atau cara menggendong yang tidak tepat bisa berakibat fatal bagi Si Kecil.

Dalam memilih rekomendasi gendongan bayi, perhatikan fitur-fitur yang bermanfaat, tidak hanya untuk bayi tetapi juga bagi orang tua. Mengutip Family Health Service, beberapa hal ini perlu diperhatikan dalam memilih gendongan bayi, yaitu:

  • Sandaran kepala yang kokoh
  • Lubang kaki yang sesuai ukuran bayi
  • Tali dan ikat pinggang yang cukup lebar dengan bantalan dan dapat disesuaikan
  • Terbuat dari bahan yang lembut
  • Dilengkapi kunci pengaman
  • Teradpat bantalan pada bagian yang melingkari bayi

Untuk bayi yang baru lahir, gendongan jarik atau selendang, masih menjadi pemenangnya jika dilihat dari sisi keamanan. Gendongan ini bisa digunakan di usia berapapun. Bagi banyak orang tua, penggunaan gendongan jarik lebih simple dan mudah.

Ada pula gendongan bayi yang memiliki ring sling. Jenis gendongan ini dilengkapi dua buah cincin yang disematkan pada ujung kain gendongan. Penggunaannya mirip dengan selendang, hanya saja diperkuat dengan kuncian ring yang membantu memudahkan penggendong.

Ring Sling saat ini tersedia dalam banyak jenis kain dan motif, mulai dari katun hingga yang berbahan kaus. Gendongan model ini banyak tersedia di e-commerce atau toko perlengkapan bayi. Motifnya sangat beragam.

Selanjutnya ada gendongan jenis stretchy wrap, yang berbahan melar seperti lycra atau spandex. Namun, jenis gendongan ini hanya bisa dipakai sebenar saja. Karena ketika bobot tubuh anak semakin berat, stretchy wrap dapat dengan mudah melorot.

Ada juga gendongan woven wrap, jenis gendongan yang terbuat dari kain tenun dan tidak melar. Ada banyak ukuran dan umumnya Bunda tinggal melilitkannya pada tubuh penggendong dan bayi, seperti dibalut. Proses akhirnya ditutup dengan simpul tali maupun dengan tambahan ring yang ada pada kain wrap tersebut.

Meskipun tampak agak ribet, namun penggunaan woven wrap aman untuk bayi dan tidak menyulitkan pergerakan penggendong.




Tidak Bisa Menyelesaikan Pekerjaan Benarkah Pertanda Adanya Gangguan ADHD?

Sebelumnya

Finansial Antijebol PascaLebaran, Ini Tips dari OJK

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family