Ilustrasi imunisasi bayi/Net
Ilustrasi imunisasi bayi/Net
KOMENTAR

SALAH satu alasan mengapa banyak ibu yang tidak ingin membawa anaknya ke posyandu untuk imunisasi adalah rasa sakit atau nyeri serta demam yang ditimbulkan setelahnya. Alasan ini pula yang kemudian menjadi salah satu latar belakang tingginya kasus campak di Indonesia.

Padahal, rasa nyeri pasca imunisasi atau vaksinasi adalah hal yang wajar. Hanya saja, karena kurangnya edukasi Bunda akan hal tersebut, muncul rasa enggan untuk memberikan imunisasi pada anak.

Nyeri sendiri muncul lantaran anak stres dan takut menghadapi vaksinasi. Yang perlu menjadi pemahaman Bunda adalah bagaimana caranya membantu anak melewati rasa nyeri tersebut.

Menguti Mom Junction, Bunda bisa melakukan 7 cara ini untuk membantu Si Kecil mengatasi rasa sakit pasca imunisasi.

1. Beri waktu

Pasca imunisasi, biasanya anak akan menangis karena rasa sakit yang ditimbulkan dari jarum suntik yang menembus kulit. Mungkin, bayi akan kelelahan karena menangis. Yang bisa Bunda lakukan adalah menempatkan bayi di tempat yang nyaman, suhu ruangan yang tidak terlalu dingin maupun panas, dan situasi tenang. Ganti pakaiannya dengan yang lebih longgar dan nyaman.

2, Gendong

Bila Si Kecil masih rewel, Bunda bisa menggendongnya. Tapi, jangan mendekapnya terlalu kencang, karena akan membuat anak menjadi tidak nyaman.

3. Lakukan kontak fisik (skin to skin)

Ada studi yang mengatakan, kontak fisik sangat efektif mengurangi rasa sakit pasca vaksinasi. Jadi, coba lakukan beberapa hal seperti membedong, posisi menyamping, diam, hingga mengayun.

4. Alihkan perhatian

Sebelum berangkat imunisasi, jangan lupa untuk membawa mainan, buku, atau boneka yang dapat mengalihkan perhatian Si Kecil saat disuntik.

5. Menyusui

Jika anak masih dalam tahap menyusui, berikan ASI sebelum atau sesaat setelah vaksinasi. Menyusui diyakini dapat memberikan efek analgesik pada bayi, karena dia kan merasakan efek menyedot susu yang menenangkan dan dipeluk oleh ibu.

Namun sebelumnya, tanyakan pada petugas kesehatan yang menyuntik, kapan Si Kecil boleh disusui. Karena umumnya, bayi tidak boleh langsung disusui agar imunisasinya efektif.

6. Kompres dingin

Berikan kompres dingin untuk mengurangi rasa sakit setelah vaksinasi. Pemberian kompres dingin ini membuat kulit mati rasa, sehingga mengurangi rasa sakit di tempat suntikan.

7. Berikan lebih banyak cairan

Selain ASI, Bunda bisa memberikan air putih. Pertimbangkan juga untuk memberikan makanan cair seperti bubur atau sup, untuk membuatnya lebih nyaman.

Begitu Bunda, cara efektif untuk mengatasi anak yang rewel pasca imunisasi. Jadi, tidak ada alasan lagi ya untuk membawa Si Kecil imunisasi. Sebab, efek positif imunisasi lebih banyak daripada efek negatifnya, salah satunya memperkuat imunitas tubuh Si Kecil.




IDAI: Terapi Vitamin A untuk Anak dengan Campak, Perhatikan Dosisnya!

Sebelumnya

Anak Stunting Rawan Tertular TBC, Benarkah?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health