Ilustrasi minuman energi/Net
Ilustrasi minuman energi/Net
KOMENTAR

DUA pria itu sama-sama kurang istirahat, semalaman hanya satu dua jam saja tertidur. Selesai shalat Subuh kemudian menyiapkan bahan presentasi untuk meeting online pukul 8 pagi.

Dalam beberapa minggu belakangan, kedua sahabat itu sudah kurang sekali tidurnya. Pria pertama meminta meeting dilanjutkan, sebab dirinya tidak mau kehilangan proyek bernilai besar. Sedangkan pria kedua menyarankan meeting online diundur saja, karena tubuhnya sudah tidak kuat lagi.

Tawa membahana terdengar dari pria pertama yang terlihat masih bugar. Dia menyodorkan sebotol minuman energi. Itulah rahasia dirinya masih bugar, sehingga siap sedia melanjutkan perjuangan.

Pria kedua menolaknya, dia memilih pisah jalan dengan sahabat karibnya. Kemudian, ia memilih istirahat demi memulihkan kelelahan. Lagi pula, dirinya tidak yakin dengan halal haramnya minuman energi.

Cukup banyak penggemar minuman energi yang merasakan kobaran energi, sehingga mendorong bekerja lebih keras. Apa yang membuat minumen energi seperti meledakkan tenaga?

Taurin adalah bahan yang paling berperan dalam minuman energi.

VitaHealth dalam buku Seluk Beluk Food Supplement (2004: 112) menjelaskan, Suplementasi taurin bersama dengan multivitamin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memulihkan setelah sembuh dari sakit. Dalam produk minuman pembangkit tenaga (energy drink), taurin digunakan sebagai unsur utama.

Sebetulnya, taurin itu berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta memulihkan di fase penyembuhan.

Tati Nurhayati, dkk. dalam buku Fisiologi, Formasi, dan Degradasi Metabolit Hasil Perairan (2019: 36) mengungkapkan: Taurin banyak dimanfaatkan sebagai bahan tambahan dalam minuman energi, sebagai perangsang pembentukan energi. Mekanismenya melalui pengaktifan kerja saraf (memicu reaksi katabolisme di otot) yang menghasilkan percepatan denyut jantung untuk memompa darah dan oksigen, sambil menstimulasi peningkatan kadar gula darah.

Begitulah ajaibnya kinerja taurin pada minuman energi. Taurin merangsang pembentukan energi, denyut jantung dipercepat, darah mengalir deras, kadar gula darah meningkat. Jadi, wajarlah penenggak minuman energi seperti mendapat injeksi energi ekstra.

Namun, jangan pernah lengah! Sebab taurin pada minuman energi juga memiliki titik kritis yang membahayakan.

Ariani dalam buku Pengetahuan Bahan Makanan dan Minuman Seri: Babi dan Khamr (2015: 63) menyebutkan: taurin yang sering digunakan dalam minuman energi juga bisa diekstrak dari empedu babi.

Begitu singkat tapi padat apa yang diterangkan kutipan ini, yang langsung membuat antena waspada konsumen muslim langsung menyala. Ya, meski itu hanyalah diekstrak dari empedu babi, tetap saja apapun dari binatang tersebut haram dikonsumsi.

Bijaknya, produsen minuman energi tidak bermain-main dengan kriteria halal. Terlebih, babi itu sudah teramat jelas keharamannya. Jadi buat apa pula mempertaruhkan akidah konsumen muslim hanya demi mengeruk lebih banyak keuntungan.

Oleh sebab itu, sekiranya minuman energi itu betul-betul dibutuhkan, kita wajib memastikan logo halal dari lembaga yang berwenang. Faktor kehalalan merupakan suatu keharusan yang tidak boleh ditawar lagi. Jangan sampai kita meraup energi justru bersumber dari bahan yang diharamkan agama.

Mari lanjutkan lagi kisah pembuka!

Pria pertama yang menenggak minuman energi itu seperti punya kekuatan rahasia. Tenaganya jadi berlipat-ganda, semangat kerjanya berkobar-kobar. Setelah merasakan langsung efeknya, dalam janga waktu yang lama pria tersebut rajin mengonsumsi minuman energi.

Walau begitu, kondisi fisik tidak dapat didustai. Pria pertama itu ambruk dan dilarikan ke rumah sakit. Syukurlah, nyawanya masih terselamatkan.

Jadi, selain faktor kehalalan minuman energi, juga penting dipahami faktor thayyib (aspek kebaikannya). Maksudnya, menenggak minuman energi secara berlebihan juga tidak baik bagi kondisi tubuh.

Lagi pula, jangan terlalu banyak berharap kepada minuman energi, karena yang dibutuhkan tubuh adalah istirahat guna melerai lelah. Tubuh pastinya butuh asupan gizi supaya memiliki energi sungguhan.




Jus Buah Kemasan, Kenapa Bisa Haram?

Sebelumnya

Makan Daging Kuda, Halal atau Haram Ya?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Halal Haram