post image
Bersahabat dengan anak adalah hal terpenting ketimbang mengharuskannya melakukan berbagai peraturan yang dibuat orangtua/Net
KOMENTAR

SEBAGIAN besar orang berpendapat, menjadi orangtua adalah pekerjaan yang sangat menyulitkan. Apalagi jika mendapatkan anak yang susah diatur, peran orangtua jadi tampak semakin ‘tidak menyenangkan’.

Tapi, pernah tidak Ayah dan Bunda kepikiran untuk menjadi orangtua yang easy going? Bukannya membiarkan anak untuk bertingkah laku seenaknya, tapi lebih pada kenyamanan dalam mengasuh anak. Begitu pula sebaliknya, anak juga tidak akan merasa ‘terkekang’ dengan segala aturan dan pantauan kedua orangtuanya.

Untuk menjadi orangtua yang easy going, tidak terlalu sulit, kok. Begini caranya:

1. Tidak banyak mengatur

Janganlah berlaku keras pada anak, jangan terlalu banyak mengatur atau memberi banyak batasan yang akhirnya membuat anak merasa terkekang. Beri anak kebebasan untuk melakukan apa saja yang diinginkan, seperti main bola basket bersama teman, ikut les piano, membuat robot, atau kegiatan lainnya.

Memang kesannya orangtua terlalu memberi kebebasan, sehingga anak tampak sesuka hati melakukannya, bahkan kelewat batas. Nah, di sinilah pentingnya menaruh kepercayaan pada anak dengan batasan yang jelas, agar tidak kebablasan.

2. Coba mengerti kondisi anak

Easy going jangan diartikan tidak peduli terhadap kondisi anak, termasuk ketika ia mengalami sakit atau sedang sedih. Ayah Bunda tetap harus memahami pola pikir, perasaan, emosi, hingga kondisi mental anak. Pelajari segala sesuatu yang ada pada diri si kecil, sehingga orangtua siap membantu anak dalam berbagai kondisi.

Misalnya ketika buah hati sedang bersedih dan tidak dalam kondisi baik-baik saja, tidak perlu panik. Berilah bantuan untuk menyelesaikan masalahnya.

3. Berikan anak kesempatan untuk mengambil keputusan

Percayakan anak untuk membuat keputusannya sendiri, sehingga ia mau bertanggung jawab atas keputusan yang dipilih. Dengan begitu, anak bisa belajar menentukan pilihan yang terbaik dan mempertanggungjawabkannya. Ini dapat juga membantu anak merencanakan masa depan yang diinginkannya.

4. Selesaikan masalah dengan bijak

Menjadi orangtua bukannya tidak pernah berkonflik dengan anak. Ada saling debat, marah-marah, dan lain sebagainya. Untuk menjadi orangtua easy going, Ayah Bunda perlu mengembang cara berpikir bijak, yaitu mampu menyikapi konflik secara objektif dan dengan menggunakan akal budi.

Beradaptasilah dengan perkembangan dunia modern, sehingga orangtua bisa memosisikan diri sebagai teman curhat. Dan yang terpenting, berpikirlah optimis tentang masa depan anak.




Segudang Manfaat Vetsin untuk Kesuburan Tanaman, Perhatikan Cara Menggunakannya!

Sebelumnya

Mengenal Love Archetype, Pasangan Kamu Tipe yang Mana?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family