post image
Kegiatan membaca semakin digemari/ Dok. Pondok Baca Puspita
KOMENTAR

PONDOK Baca Puspita merupakan rumah edukasi berbasis literasi yang berlokasi di Dusun Candi RT 02 RW 06 Desa Sawangan, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Didirikan pada tanggal 11 Januari 2019, Pondok Baca Puspita ini digagas oleh Endang Puspitorini, seorang guru di SD Negeri 2 Panawaren, Wonosobo dan Wahadi, sang suami yang merupakan anggota Kepolisian Resort Wonosobo.

Keduanya prihatin terhadap kondisi tumbuh kembang anak-anak dan remaja di dusun tersebut yang dinilai sangat kurang sarana pendidikan dan sebagian besar berasal dari kalangan kurang mampu.

Perjalanan Pondok Baca Puspita

Pada awal didirikan, Pondok Baca Puspita dioperasikan dengan sangat sederhana. Dengan memanfaatkan teras rumah yang beralaskan tikar dan memanfaatkan koleksi buku yang tersedia di rumah, pasangan suami istri Endang dan Wahadi memulai perpustakaan mini mereka.

Seiring berjalannya waktu, antusiasme anak-anak di wilayah Dusun Candi, Desa Sawangan, Wonosobo mulai meningkat. Masyarakat yang bersedia menjadi relawan Pondok Baca Puspita mulai berdatangan, seperti guru bahasa inggris, guru agama Islam, guru tari hingga instruktur senam. Mereka bersedia bergabung dengan tujuan melakukan sedekah ilmu bagi anak-anak di dusun tersebut.

Tidak hanya itu, beberapa donatur juga mengirimkan buku-buku yang menambah koleksi perpustakaan. Sebagian dari mereka adalah Djoko Nugroho (Joko Angklung), seorang motivator yang berasal dari Bandung, presenter Nathalie Indry, hingga Prof. Juhaeri Muchtar, epidemiolog dan penulis asal Majalengka yang saat ini tinggal di Amerika Serikat.

Sedangkan untuk menghidupi operasional perpustakaan, Endang yang sedang menempuh Program Guru Penggerak Angkatan 5 Kemendikbudristek mengatakan bahwa biayanya diperoleh dari hasil penjualan jamu tradisional hasil UMKM yang dilakukan pada salah satu kegiatan Pondok Baca Puspita dan buku puisi karangannya berjudul Goresan Pena untuk Puspita.

Endang juga dibantu Risa Kusumaningrum, seorang General Manager perusahaan swasta besar di Jakarta yang menjadi donatur tetap Pondok Baca Puspita.

Kunjungan ke Pondok Baca Puspita

Pondok Baca Puspita memiliki lebih dari 500 koleksi buku bacaan baik untuk anak-anak maupun orang dewasa, dengan jam operasional pada hari Senin-Ahad pukul 09.00-21.00 WIB.

Kegiatan Pondok Baca Puspita

Ada tiga kegiatan utama yang menjadi rutinitas di Pondok Baca Puspita, yaitu :

Literasi Edukasi

Selain menyediakan bacaan yang bermutu, Pondok Baca Puspita juga menyediakan fasilitas permainan anak tradisional, wifi gratis, serta alat olahraga yang merupakan sumbangan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Literasi Kreatif

Pondok Baca Puspita giat melakukan beberapa kegiatan UMKM, salah satunya adalah pembuatan jamu tradisional.

Literasi Inovasi Ekonomi

Membentuk koperasi yang berfungsi membantu memberikan modal usaha untuk masyarakat agar terhindar dari praktik bank harian atau rentenir yang banyak hadir di masyarakat menengah ke bawah.

Untuk melihat lebih jauh kegiatan yang ada di Pondok Baca Puspita, dapat mengunjungi Instragram @pondokbacapuspita.

Harapan Pondok Baca Puspita




Pengajian Akbar Hijabers Community 2022: Menyiapkan Muslimah yang Mampu Istiqamah di Akhir Zaman

Sebelumnya

Darurat Sampah Styrofoam, The Antheia Project Kampanyekan #SayNoToStyrofoam

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel C&E