post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

RASA hormat adalah sesuatu yang semua orang inginkan, tetapi belum tentu bisa dengan mudah didapat.

Tidak mudah meyakinkan orang bahwa kamu cukup layak untuk mendapatkan rasa hormat. Kamu tidak bisa begitu saja datang dan meminta orang lain menghormatimu.

Tapi, bukan berarti kamu mustahil mendapatkan hormat dari orang lain. Menurut motivator Abdi Suardin, ada 4 hal yang bisa kamu lakukan agar dapat dihormati atau dihargai orang lain.

1. Hargai diri sendiri

Menghargai diri sendiri adalah hal terpenting yang wajib dilakukan. "Hargai dirimu secara fisik dan sikap. Jangan asal bicara, karena orang lain pun akan berbuat hal serupa jika kamu melakukan demikian," kata Abdi.

2. Hargai orang lain

Agar dihormati oleh orang lain, kamu juga perlu memberi rasa hormat kepada orang lain. Orang lain hanya akan menghormati jika kamu menghormati mereka dan memperlakukannya secara setara. Jangan meremehkan siapa pun atau terlihat sombong.

"Contohnya, saat sedang berbicara dengan orang lain, hendaknya kamu memerhatikan lawan bicara. Simak pembicaraannya, sehingga ia merasa senang dan merasa dihargai," saran Abdi.

3. Be your self

Salah satu hal terpenting untuk mendapatkan rasa hormat adalah menjaga integritas diri. Kamu harus menjadi seseorang yang baik hati, jujur, dan penuh kasih sayang sekaligus bersikap lugas untuk tidak membiarkan siapapun memanfaatkan kebaikanmu.

"Jadi diri sendiri secara bijaksana dan jadilah diri sendiri yang terbaik sesuai versi kamu. Bukan dengan mengeluarkan ego masing-masing," ucapnya.

4. Berikan citra positif kepada orang lain

Ada peribahasa yang mengatakan, "Good fighter never show their pain", bahwa pejuang sejati tidak pernah menunjukkan kesakitannya. Setiap bertemu dengan orang lain, berikan energi positif yang paling baik yang kamu punya.

Jika kamu sudah melakukan 4 hal tersebut, kamu tinggal menuai hasilnya. Tanpa diminta, orang lain akan menaruh rasa hormatnya pada dirimu.

 




Mengapa Persahabatan Bisa Berakhir? Simak Sebabnya Agar Tak Terjadi Pada Anda

Sebelumnya

Kenali Distimia, Depresi Kronis Jangka Panjang yang Berbahaya

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family