post image
Foto: Instagram @nadiepascale
KOMENTAR

NAMA Nadine Kaiser semakin dikenal masyarakat setelah sang ibu, Susi Pudjiastuti diangkat menjadi Menteri Kelautan oleh Presiden Joko Widodo di era Kabinet Kerja 2014 – 2019.

Banyak orang memuji paras blasteran Nadine yang cantik. Ada garis 'bule' dari sang ayah, Daniel Kaiser, yang warga negara Swiss. Daniel dan Susi menikah pada tahun 1992 dan berpisah pada tahun 1999. Setelah keduanya berpisah, Nadine tinggal bersama sang ibu di Pangandaran hingga usia 10 tahun.

Nadine kemudian tinggal bersama ayahnya di Swiss lalu melanjutkan pendidikan SMA ke Amerika Serikat. Saat kuliah, Nadine memilih Embry-Riddle Aeronautical University di Florida, AS dengan program penerbangan dan kedirgantaraan. Jurusan yang sejalan dengan perusahaan yang didirikan ibunya, Susi Air.

Nadine kini menempati posisi Managing Director Susi Air. Menurut Nadine, ia berusaha memahami jika terjadi human error yang dilakukan stafnya. Namun jika kesalahan itu sudah dilakukan berkali-kali, maka ia mau tak mau harus memberhentikan orang tersebut. Bagi Nadine, amat berat baginya jika harus memanggil staf dan mengatakan bahwa dia sudah tidak bisa lagi bekerja di sana.

Bergabungnya ia ke Susi Air menjadi bentuk tanggung jawabnya untuk membesarkan perusahaan keluarga. Impiannya satu, Susi Air makin berkibar dan menjadi masa depan yang cerah terutama untuk adik laki-laki dan keponakannya.

Memegang jabatan sentral di Susi Air, Nadine memiliki bekal ilmu untuk mengelola perusahaan. Ia pun tak segan mendatangi wilayah operasional Susi Air seperti di Malinau, Kalimantan Timur dan Duma, Papua memastikan segalanya berjalan lancar. Termasuk juga bertemu dengan masyarakat sekitar dan menjalin hubungan baik dengan mereka.

Melihat pengalaman hidupnya, Nadine bisa dikatakan sebagai perempuan muda yang mandiri. Menurutnya, sang ayah adalah sosok yang sangat disiplin dan mengajarkannya untuk terampil dan mandiri mengurus diri sendiri. Dan tentu saja Nadine mendapat role model terbaik untuk menjadi perempuan tangguh dari ibunya, baik dalam urusan membesarkan anak maupun membesarkan Susi Air.

Ketiga anak Susi, Panji Hilmansyah (almarhum), Nadine, dan Alvy Xavier, ketiganya handal menerbangkan pesawat. Ketiganya juga terbiasa untuk hidup jauh dari orangtua. Namun kehangatan sebagai keluarga sangat terasa di setiap kebersamaan mereka.

Perempuan kelahiran 24 Juli 1994 ini sudah mengantongi kewarganegaraan Indonesia. Ia kini tinggal di Pangandaran bersama sang ibu. Berpindah-pindah tempat tinggal, tak heran bila Nadine juga menguasai bahasa Jerman selain bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.

Kecintaan Nadine terhadap laut diwarisi sang ibu. Ia mengungkapkan rasa bahagianya saat mengapung tanpa beban di air, seolah semua beban masalah dalam hidup ini ikut terangkat. Karena itulah Pangandaran menjadi tempat terbaik bagi Nadine untuk melepas stres. Ia juga suka dayung, berlayar, dan menyelam.

Namun bukan hanya soal pantai dan panoramanya, Nadine juga peduli akan kelestarian laut. Menghabiskan masa kecil di dekat laut, Nadine sudah terbiasa memunguti sampah yang mengotori pantai. Ibu yang menyuruh, demikian kata Nadine. Demikian pula jika mereka melihat abrasi (erosi pantai), sang ibu segera meminta orang untuk menanam bakau. Ia pun tumbuh menjadi perempuan muda yang aktif berkontribusi untuk pelestarian lingkungan hidup.

Menariknya, meski sudah pernah tinggal di beberapa negara di luar negeri, Nadine tak melupakan kampung halamannya. Nadine bahkan masih menjalin silaturahmi dan kerap bertemu dengan teman-teman masa kecilnya dulu yang kini sudah banyak yang berkeluarga dan mempunyai anak. Seperti profil singkat yang ia tulis pada biodata Instagramnya, Nadine menyebut dirinya sebagai Wong deso Pangandaran.



Close X

Zhafira Aqyla, Youtuber Muda yang Menginspirasi Generasi Z Lewat Platfom Edukasi Seksual Berbasis Islam

Sebelumnya

Kisah Salama Mohamed: Dari Vitiligo, Self-Love, hingga Keromantisan di Balik Konten Humor Satire

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Women