post image
Bill dan Melinda Gates/ Net
KOMENTAR

BILL Gates adalah pendiri Microsoft Corporation dan menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Kalau lihat orang-orang sukses seperti dia, sering kita berpikir orangtua tipe mereka bagaimana mendidik anaknya, ya?

Dari segi materi, tentunya mereka tidak akan mengalami kesulitan apapun dalam pemenuhan kebutuhan anak. Tapi, apa itu membuat mereka juga jadi mudah mengabulkan semua yang diinginkan anak?

Untuk hal ini, Bill Gates dan istri, Melinda Gates, ternyata punya metode parenting sendiri dalam membesarkan anak yang sukses. Apa saja?

1. Metode Love and Logic

Bill dan istri menerapkan metode love and Logic dalam mendidik anak. Metode ini adalah dengan memberikan kebebasan untuk mencoba apapun dan dihargai prosesnya. Dan berbagai hal yang anak coba, ia akan belajar tentang kegagalan dan konsekuensi.

Metode ini, jelas Bill, formulanya dibuat sekelompok psikolog, psikiater, dan mantan administrator sekolah.

"Salah satu manfaat terbesar dari penerapan cinta dan logika adalah membantu kita belajar bagaimana menjaga emosi dan lidah kita," kata pendiri Charles Fay dalam postingan blognya.

Model cinta dan logika juga menekankan pentingnya tidak membiasakan memberi hadiah untuk anak-anak, tapi menunjukkan cinta tanpa syarat serta mengagumi anak-anak sebagaimana dirinya. Bukan karena apa yang mereka lakukan.

"Yang paling penting adalah, anak-anak mengembangkan karakter yang baik, rasa ingin tahu, dan keterampilan memecahkan masalah," tulisnya.

2. Membatasi Penggunaan Ponsel

Anak-anak Bill dan Melinda diberikan ponsel pada usia 14. Hal ini sesuai dengan hukum perlindungan anak di Amerika Serikat, Children's Online Privacy Protection Act.

Dikutip dari Smart Parenting, anak-anak yang kecanduan gadget akan mengalami gangguan tumbuh kembang. Misalnya keterlambatan perkembangan bicara atau mudah terkena insomnia.

Lalu, bagaimana cara bijak mengatur penggunaan gadget pada anak? Caranya, buatlah jadwal penggunaan gadget, orangtua harus melek teknologi dan menjadi contoh yang baik untuk anak, serta isi waktu luang dengan kegiatan fisik yang menyenangkan.

3. Tentang Uang dan Amal

Bill dan Melinda meminta anak-anaknya untuk menyisihkan sepertiga dari uang saku mereka untuk disumbangkan ke manapun yang mereka inginkan. Setiap uang yang berhasil mereka kumpulkan, Bill dan Melinda menambahkan dengan jumlah yang sama, sehingga uang amalnya jadi dua kali lipat.

Bersedekah penting bagi perkembangan jiwa dan iman seseorang. Juga sebagai bentuk empati dan tindakan nyata menolong sesama yang kurang beruntunh.

Kebiasaan ini harus diajarkan sejak dini, sehingga anak terlatih ketulusan dan keikhlasan setiap melakukannya.  Jadi, bersedekah bukan sekadar kewajiban, namun mendatangkan kerinduan dalam hati si kecil.

Mengajarkan anak bersedekah juga melati dan membantunya mengatur keuangan. Anak jadi mengembangkan insting untuk selalu menyisihkan pendapatannya untuk bersedekah.

4. Tidak Akan Hidup Dari Warisan

Meski kaya raya, anak-anak Bill tidak dididik untuk terlalu mengharapkan warisan orangtua. Sebagian besar kekayaan Bill akan diwariskan kepada yayasan, The Bill and Melinda Gates Foundation.

Bill dan Melinda hanya memastikan anak-anaknya diberikan pendidikan yang cukup dan bisa mengembangkan diri sendiri, sehingga bisa hidup mandiri.

5. Tidak Berpatokan Pada Nilai Akademis

Bill mengaku tidak terlalu peduli pada nilai anaknya di sekolah. Menurutnya ada hal yang lebih penting dari nilai sekah, yaitu anak memiliki karakter yang baik dan bisa punya kemampuan memecahkan masalah.

 

Close X

Dear Parents, Segera Pasang Kontrol Untuk 3 Aplikasi Ini

Sebelumnya

Stop Kebiasaan Anak Mengisap Jempol. Ini Bahayanya!

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah Parenting