Joe Biden dan Kamala Harris/Net
Joe Biden dan Kamala Harris/Net
KOMENTAR

PENANGANAN penyebaran virus corona menjadi salah satu fokus kampanye capres dari Demokrat. Joe Biden dan Kamala Harris menyerukan mandat masker nasional selama tiga bulan sebagai bagian dari aturan untuk pencegahan penularan.

Di tengah kampanye perdana yang dilakukan di kampung halaman Biden di Delaware, Wilmington, dan selama pengarahan oleh para ahli kesehatan masyarakat, Biden kepada wartawan bahwa semua gubernur dari 50 negara bagian harus mewajibkan pemakaian masker secara nasional.

"Setiap orang Amerika harus mengenakan masker saat mereka berada di luar selama tiga bulan ke depan, setidaknya. Setiap gubernur harus mewajibkan penggunaan masker wajib," kata Biden, seperti dikutip dari CBS, Jumat (14/8).

Sebagian besar ilmuwan dan pakar kesehatan setuju, karena belum adanya vaksin maka mengenakan masker dan menjaga jarak sosial adalah dua langkah mudah yang dapat dilakukan orang untuk memperlambat penyebaran pandemi yang telah menginfeksi 20 juta orang dan membunuh 750.000 orang di seluruh dunia itu.

Kamala Harris, yang minggu ini dipilih oleh Biden untuk menjadi pasangannya, juga menyerukan hal yang sama.

"Seperti itulah kepemimpinan yang sebenarnya," kata Harris. "Kami baru saja menyaksikan kepemimpinan yang sesungguhnya, yang menurut Joe Biden, bahwa sebagai bangsa, kita semua harus memakai masker selama tiga bulan ke depan karena itu akan menyelamatkan nyawa."

Tiga puluh empat negara bagian saat ini mengharuskan orang untuk memakai penutup wajah di depan umum.

Menanggapi seruan Biden, sang petahana Presiden Donald Trump mencemooh gagasan.

"Joe Biden mengizinkan perusuh dan penjarah dan penjahat dan jutaan orang asing ilegal untuk berkeliaran bebas di negara kita, tapi dia ingin pemerintah federal mengeluarkan mandat baru secara luas kepada warga yang taat hukum," kata Trump. "Dia ingin presiden Amerika Serikat, dengan hanya menggoreskan pena, memerintahkan lebih dari 300 juta warga Amerika untuk memakai masker selama minimal tiga bulan berturut-turut, karena... menurutnya itu politik yang bagus. Kurasa, tidak peduli di mana mereka tinggal, dan tidak peduli lingkungan mereka."

Trump yang semula tidak mendukung menggunakaan masker, belakangan mulai patuh dan ikut menggunakan masker di ruang publik.
 




IISD Desak Presiden Jokowi Sahkan RPP Kesehatan: Optimalisasi Kesehatan Anak Menuju Visi Indonesia Emas 2045

Sebelumnya

Israel Akan Datang ke Qatar untuk Melanjutkan Perundingan Gencatan Senjata dan Pertukaran Sandera

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel News