post image
Michael Jordan dan Jordan Brand menyumbangkan 2,5 juta dolar AS untuk perangi rasisme/Net
KOMENTAR

LEGENDA lapangan basket, Michael Jordan dan Jordan Brand menyumbangkan dana hingg 2,5 juta dolar AS untuk memerangi penindasan pemilih kulit hitam.

Dalam sebuah pernyataan, Jordan Brand mengumumkan, dari total sumbangan yang diberikan, 1 juta dolar AS di antaranya disumbangkan ke NAACP Legal Defense and Educational Fund Inc, 1 juta dolar AS lainnya disumbangkan ke Formerly Incarcerated and Convicted People and Families Movement, sedangkan 500 ribu dolas AS sisanya disumbangkan ke Organisasi Black Voters Matter.

Sumbangan itu adalah bentuk komitmen dan janji mereka selama 10 tahun untuk memberikan sumbangan senilai 100 juta dolar AS yang diumumkan Jordan dan Jordan Brand pada 5 Juni lalu untuk berperang melawan rasisme sistemik.

Komitmen tersebut berfokus pada tiga bidang, yakni keadilan sosial, keadilan ekonomi, dan pendidikan dan kesadaran.

"Kami memahami bahwa salah satu cara utama kami dapat mengubah rasisme sistemik adalah pada pemilihan," kata Jordan dalam sebuah pernyataan.

"Kami tahu akan butuh waktu bagi kami untuk membuat perubahan yang ingin kami lihat, tetapi kami bekerja dengan cepat untuk mengambil tindakan agar suara Komunitas Hitam didengar," jelasnya.

Organisasi-organisasi yang diberikan bantuan itu dipilih berdasarkan kemampuan mereka untuk menciptakan dampak langsung pada komunitas. Selain itu, organisasi-organisasi tersebut mendukung praktik-praktik reformatif yang mendorong perubahan nyata dalam komunitas kulit hitam.

"Komitmen 100 juta dolar AS (selama 10 tahun) hanyalah awal," kata presiden Jordan Brand, Craig Williams.

"Kami bergerak dari komitmen ke tindakan. Mitra awal kami dapat secara langsung berdampak pada kesejahteraan sosial dan politik masyarakat kulit hitam," jelasnya.

"Kami akan memiliki fokus disiplin pada keadilan sosial, keadilan ekonomi dan pendidikan, sebagai cara paling efektif bagi kami untuk menghilangkan rasisme sistemik yang masih ada di masyarakat," tambahnya, seperti dikabarkan CNN. (F)

Close X

Ini Athaya Ghina Al Ghazalah, Pemulung Cantik Yang Ingin Memberangkatkan Neneknya Ke Mekkah

Sebelumnya

Polisi Inggris Catat Ada 172 Diskriminasi Terkait Veganisme Dalam Lima Tahun Terakhir

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Farah News