Ilustrasi perempuan berbelanja online menggunakan kartu pembiayaan/Freepik
Ilustrasi perempuan berbelanja online menggunakan kartu pembiayaan/Freepik
KOMENTAR

PEMBIAYAAN konsumsi menjadi salah satu segmen yang mengalami pertumbuhan selama bulan suci Ramadan. Permintaan untuk pembiayaan kendaraan, perumahan, dan konsumtif lainnya meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas belanja selama bulan puasa.

Syariah Card Business Division Head Bank Mega Syariah Eva Dahlia Kusumawati optimistis pembiayaan konsumsi Bank Mega Syariah di bulan Ramadan juga akan tumbuh, terutama di sektor retail. Oleh karena itu, Bank Mega Syariah mengoptimalkan momentum Ramadan untuk menggenjot transaksi pembiayaan melalui kartu pembiayaan dari Bank Mega Syariah atau Syariah Card.

“Bank Mega Syariah menargetkan penerbitan lebih dari 2.500 kartu baru serta menggenjot nilai transaksi Syariah Card secara signifikan dengan proyeksi nilai transaksi sebesar lebih dari Rp20 miliar selama bulan Ramadan,” ungkap Eva, dalam keterangan yang diterima Farah.id (18/3).

Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Bank Mega Syariah menghadirkan berbagai program menarik bagi pengguna Syariah Card. Nasabah dapat menikmati diskon hingga Rp200 ribu di e-commerce seperti Shopee, Blibli.com, serta merchant retail lainnya. Selain itu, terdapat diskon hingga 50 persen setiap berbelanja di berbagai merchant Food & Beverage seperti Baskin Robbins, Wendy’s, Coffee Bean and Tea Leaf, dan masih banyak lagi.

Eva menjelaskan sejak soft launching pada April hingga Desember 2023, Syariah Card yang diterbitkan telah mencapai lebih dari 10.000 kartu. Bank Mega Syariah menargetkan penerbitan kartu Syariah Card mencapai 25.000 kartu hingga akhir 2024 atau naik 150 persen dari tahun sebelumnya.

“Bank Mega Syariah bertekad untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah di Indonesia, serta memberikan pilihan yang lebih luas dan beragam bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan keuangan sesuai prinsip syariah,” jelas Eva.

Sebagai informasi, penggunaan kartu kredit dan kartu pembiayaan masih sangat diminati masyarakat Indonesia untuk melakukan transaksi pembayaran. Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan pada 2023 total nilai transaksi kartu kredit termasuk kartu pembiayaan syariah mencapai Rp405,33 triliun, tumbuh 25,25 persen dari tahun 2022. Pada periode yang sama, jumlah kartu yang diterbitkan juga meningkat 3,08 persen mencapai 17,72 juta kartu.




Nikmati Libur Sekolah di Plataran Puncak Villas

Sebelumnya

Kementerian Agama Ingatkan Jemaah Agar Tidak Ketinggalan Rukun Haji

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Horizon