Official trailer <i>Sang Pencerah</i>/Net
Official trailer Sang Pencerah/Net
KOMENTAR

NGABUBURIT atau menunggu waktu berbuka puasa, tidak hanya dilakukan dengan menghabiskan waktu mencari menu takjil atau aktivitas lain di luar ruangan. Ngabuburit juga bisa kamu lakukan di rumah, dengan menonton sejumlah film kesayangan.

Nah, bertepatan dengan bulan Ramadan, Sahabat Farah bisa mencari film bertemakan Islam yang tidak hanya menghibur tetapi juga kita dapat belajar nilai-nilai agama. 

Berikut ini beberapa film bertemakan Islam yang Farah.id rekomendasikan untuk asyik ditonton, menemani ngabuburit kamu. 

1. My Name Is Khan

My Name is Khan dibintangi Shah Rukh Khan dan Kajol Devgan. Film ini berkisah tentang kehidupan Rizwan Khan (diperankan Shah Rukh Khan) serta keluarganya yang hidup di Amerika Serikat pada tahun 2001. Setelah tragedi 11 September 2001, orang muslim di Amerika diperlakukan tak adil karena dituduh teroris. Anak Marinda dari pernikahan sebelumnya, Sameer, bahkan terbunuh saat berkelahi dalam pertandingan sepakbola.

Marinda yang tengah berduka sempat meminta Khan pergi menemui presiden dan mengatakan "Aku adalah seorang muslim dan bukan teroris". Khan lalu pergi ke Georgia dan ternyata sedang terjadi banjir yang menggenangi gereja. Khan lalu berinisiatif membantu jemaat gereja. Perilaku Khan mendapat sorotan berita, sehingga warga Amerika kembali simpatik kepada orang muslim.

2. The Message

Adalah film drama sejarah epik yang menceritakan tentang perjuangan dakwah Nabi Muhammad SAW beserta sahabat di masa awal Islam. The Message dibintangi oleh Anthony Quinn, Irene Papas, hingga Michael Ansara.

Film ini berawal dari perjuangan dakwah di kota Mekkah yang mendapat tantangan hebat dari kaum kafir. Kemudian umat Islam sempat pergi hijrah ke Abysinnia dan Madinah. Beberapa kali terlibat peperangan dengan kaum kafir, pada akhirnya kaum muslimin membebaskan kota Mekkah yang dikenal dengan peristiwa Fathu Mekkah.

3. Sang Pencerah

Sang Pencerah adalah film drama yang disutradarai Hanung Bramantyo dan rilis pada 2010. Film ini mengisahkan perjalanan hidup Kyai Haji Ahmad Dahlan, pendiri organisasi Muhammadiyah. Pada awal film, Ahmad Dahlan menyaksikan praktek sesat dan bid'ah terjadi di masyarakat. 

Salah satu tindakan Ahmad Dahlan adalah membetulkan arah kiblat Masjid Besar Kauman yang selama ini ternyata menghadap ke Afrika bila dilihat dari kompas. Perubahan ini mendapat tentangan dari para Kyai. Dahlan juga membuat sekolah dengan sistem tempat duduk menyerupai sekolah Belanda. 

Masyarakat yang tak senang membakar langgar kidul tempat Dahlan salat dan mengajar. Namun semua cobaan tak menyurutkan niat Ahmad Dahlan untuk memajukan Islam. Bersama istrinya, Siti Walidah dan para muridnya, beliau mendirikan Muhammadiyah dengan tujuan mendidik umat Islam berpikiran maju dan mengikuti perkembangan zaman.

4. Negeri 5 Menara

Negeri 5 Menara merupakan film yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ahmad Fuadi, yang terbit pada 2009. Film ini disutradarai oleh Affandi Abdul Rachman dan rilis perdana pada 1 Maret 2012.

Negeri 5 Menara mengisahkan Alif (Gazza Zubizaretta) yang baru saja lulus dari SMP Maninjau dan berkeinginan menimba ilmu di ITB Bandung. Namun, Alif dengan berat hati menuruti keinginan orang tuanya agar masuk pondok pesantren.

Sempat tak mempunyai teman, lambat laun Alif berkawan dengan Baso, Atang, Said, Raja, dan Dulmajid. Mereka berenam sering berkumpul di dekat menara masjid dan menggap bahwa mereka adalah Sahibul Menara (pemilik menara). Para Sahibul ini memiliki cita-cita menaklukkan dunia, mulai dari Indonesia, Asia, Amerika, Afrika, dan Eropa. Mereka juga ingin menjadi orang yang bermanfaat di masa depan.

5. Ayat-Ayat Cinta

Merupakan kisah cinta dengan latar belakang agama yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan rilis pada 2008. Film ini mengisahkan tentang Fahri (diperankan Fedi Nuril) yang merupakan mahasiswa Al-Azhar University.




Bryan Domani dan Dian Sastrowardoyo Ditunjuk sebagai Duta FFI 2024, Kolaborasi Lintas Generasi yang Inspiratif untuk Merandai Cakrawala Sinema Indonesia

Sebelumnya

Kim Ji Won Gelar Fan Meeting Perdana di Jakarta, 2000 Tiket “Be My One” Diprediksi Bakal Segera Sold Out

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Entertainment