Toleransi di Bali/Net
Toleransi di Bali/Net
KOMENTAR

PULAU Bali merupakan salah satu ikon pariwisata di Indonesia. Selain memiliki alam yang indah, Bali juga memiliki beragam keunikan budaya yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

Para penduduk di pulau ini memiliki tingkat toleransi yang sangat tinggi. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Hindu, namun di Bali terdapat 5 kampung Islam, yaitu :

1# Kampung Gelgel, Klungkung
Kampung ini merupakan kampung tertua di Bali. Terletak di kecamatan Klungkung provinsi Bali, Kampung Gelgel ini memiliki sebuah masjid yang tertua di Bali, yaitu Masjid Nurul Huda. Masjid ini dibangun oleh prajurit muslim Majapahit yang mengawal kepulangan Dalem Ketut Ngelesir ke Bali pasca kehadirannya dalam sebuah acara yang diadakan oleh Prabu Hayam Wuruk di Pulau Jawa pada tahun 1384.

2# Kampung Pegayaman, Buleleng
Penduduk di kampung ini memiliki nama yang unik, yang merupakan perpaduan dari nama Bali dan Islam. Di Kampung Pegayaman ini beberapa anak kecil sering terlihat mengenakan peci, sedangkan para wanitanya memakai kerudung dan kebaya khas setempat. 

3# Kampung Jawa, Denpasar
Berlokasi di dusun Wanasari, Dauh Puri Kaja, Bali, kawasan ini merupakan tempat berkumpulnya para prajurit Jawa yang berperang bersama para pejuang Bali apda perang Puputan Badung.

Di kampung ini terdapat sebuah masjid yang didirikan sejak tahun 1926, yaitu Masjid Baiturrahman. Masjid ini merupakan simbol toleransi umat beragama di Pulau Bali yang mayoritas penduduknya beragama Hindu.

4# Kampung Loloan, Jembrana
Dikenal sebagai lokasi yang memiliki penduduk muslim terbesar di Bali.  Kampung ini terbentuk karena kedatangan orang-orang Bugis yang melarikan diri saat dikejar-kejar oleh Belanda. Hal tersebut membuat masyarakat di kampung ini memiliki bahasa yang berbeda dengan masyarakat Bali pada umumnya. Mereka menggunakan bahasa Melayu Bali yang dikenal dengan nama Base Loloan.

Berlokasi sekitar 90 km dari Denpasar, di kampung ini para wisatawan muslim dapat menemukan makanan halal dengan mudah.

5# Kampung Kecicang Islam, Karangasem
Di kampung ini Masjid Baiturrahman, yang berdiri sejak abad ke-17. Masjid ini merupakan salah satu jejak penyebaran Islam di Bali. Nama Kecicang diambil dari nama bunga berwarna putih yang sering dijadikan masakan oleh masyarakat Bali. Di kampung ini juga terdapat tari Rudat yang merupakan akulturasi budaya Bali dan Timur Tengah.




Kementerian Agama Ingatkan Jemaah Agar Tidak Ketinggalan Rukun Haji

Sebelumnya

Teori Agenda Setting: Media Massa dan Politik

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Horizon