Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
KOMENTAR

JIKA kamu lebih sering berusaha menyenangkan orang lain, tanpa memikirkan dirimu sendiri, kamu telah menjadi salah satu tipe seseorang people pleaser.

Sebenarnya, menjadi baik bagi orang lain tidak ada salahnya. Akan tetapi, jika terus menerus melakukan hal tersebut, namun ternyata diri sendiri tak menyukai itu, maka tidak akan memberikan kebahagiaan dalam hidup.

Menjadi people pleaser akan membuatmu lebih mudah dimanfaatkan oleh orang lain. Karena itu, berilah batasan yang jelas tentang bagaimana kamu boleh menggunakan kebaikanmu.

Bersikap tegas

Bersikap lebih tegas adalah langkah awal menuju perubahan. Salah satu alasan utama yang membuat kamu mudah dimanfaatkan adalah sikapmu yang terlalu baik.

Buat batasan

Buat batasan yang jelas. Kamu boleh berbuat baik, namun tetapkan batasan yang jelas dengan orang-orang di sekelilingmu. Dengan begitu, kamu tidak mudah dimanfaatkan orang lain.

Tidak perlu mengiyakan semua ajakan atau bantuan seseorang, hanyak karena tidak enak. Mulailah berani untuk mengatakan tidak. Ini bukan berarti kamu jahat, tetapi kamu perlu mengatakan ‘tidak’ pada sesuatu yang bukan keahlianmu.

Jangan pikirkan perkataan orang lain

Terlalu memikirkan yang tidak perlu akan membuatmu susah berhenti jadi people pleaser. Pada akhirnya produktivitas kerja jadi menurun. Mulailah dengan tidak terlalu memikirkan orang lain dan fokus pada dirimu sendiri

Jangan terlalu sering meminta maaf

Meminta maaf merupakan hal baik. Namun jika kamu terlalu sering dan bukan untuk kesalahanmu, sekalipun membuat kamu menjadi people pleasure tidak baik. Psikoterapis asal Amerika Serikat (AS) Beverly Engel mengatakan, terlalu sering minta maaf dapat menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang tidak percaya diri.

Kenali diri sendiri

Hal terpenting untuk diingat bagi people pleaser adalah tetap jujur pada diri sendiri. Jangan selalu setuju untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan prioritas kamu atau membuat kamu menjadi tidak nyaman hanya untuk menyenangkan orang lain.

Kamu perlu untuk memahami mana yang tepat untuk dirimu sendiri. Dengan begitu, rekan kerja akan lebih menghormati apa yang sudah menjadi prinsipmu.




Ciptakan Sendiri Hormon Serotonin, Si Penstabil Suasana Hati

Sebelumnya

Masuk Pertengahan Tahun, Saatnya Memperkuat Kembali Self-Improvement

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Family