Kaki anak bergerak sendiri bisa jadi pertanda sindrom kaki gelisah/Net
Kaki anak bergerak sendiri bisa jadi pertanda sindrom kaki gelisah/Net
KOMENTAR

MASALAH kesehatan anak ternyata cukup banyak yang harus dipelajari. Salah satunya mengenai “Kaki Gelisah”, yang umumnya ditandai dengan gerakan seperti menendang saat anak sedang tidur.

Mengutip Mom Junction, sekitar 35 persen kasus sindrom kaki gelisah terjadi pada usia kanak-kanak. Restless leg syndrome biasanya ditandai dengan sensai kesemutan dan rasa gatal, sehingga menimbulkan dorongan untuk menggerakkan kaki.

Dorongan ini biasanya terjadi pada waktu tidur, tetapi bisa juga saat anak sedang tidak bergerak aktif, seperti saat duduk terlalu lama.

Meskipun sekilas terlihat biasa, namun penyebab sindrom kaki gelisah pada anak dapat bervariasi. Tapi sindrom ini sering dikaitkan dengan asupan zat gizi yang rendah hingga menimbulkan anemia dan beberapa penyakit lain, seperti diabetes dan ginjal.

Mengatasi Sindrom Kaki Gelisah

Menurut American Academy of Sleep Medicine, tidak ada obat khusus yang direkomendasikan untuk mengatasi sindrom kaki gelisah ini. Beberapa obat-obatan yang sering digunakan seperti agonis dopamin, benzodiazepine, dan alfa adrenergik, harus digunakan dengan hati-hati karena dapat mengendurkan otot-otot saluran pernapasan bagian atas.

Dokter biasanya menyarankan pemeriksaan rutin dan evaluasi. Juga bisa memberikan kompres hangat atau dingin untuk mengurangi nyeri. Terapkan pola hidup sehat dan hindari aktivitas yang memicu anak jadi sulit tidur.

Kapan Orangtua Perlu Khawatir?

Tidak mudah mengindentifikasi sindrom kaki gelisah pada anak. Namun bila anak mengalami hal-hal berikut ini, orangtua perlu untuk segera membawa ke dokter atau tenaga medis lainnya.

  • Dorongan kaki sulit dikendalikan.
  • Dorongan memburuk saat istirahat atau tidak aktif, seperti saat berbaring atau duduk.
  • Muncul rasa gelisah dan semakin memburuk di sore atau malam hari.
  • Tidak nyaman saat kaki bergerak, berjalan, atau peregangan.
  • Insomnia dalam jangka waktu lama.
  • Penurunan prestasi di sekolah karena tidak konsentrasi.
  • Perkembangan sosial yang buruk dan interaksi yang tidak normal.
  • Fokus perhatian sehari-hari tidak seperti biasanya.

Sindrom kaki gelisah pada anak memang tidak seserius yang diderita orang dewasa. Tapi tidak ada salahnya untuk lebih aware pada kegelisahan anak tersebut. Karena, bisa merupakan gejala dari penyakit serius.




Jangan Paksakan Masuk Kerja Jika Lima Hal Ini Terjadi

Sebelumnya

Flu Singapura Meradang, Masker dan Isolasi Mandiri Kembali Dikencangkan

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health