post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

CACAR monyet (monkeypox) adalah infeksi zoonosis virus langka yang masuk dalam keluarga virus yang sama dengan virus variolal penyebab cacar. Gejala umum yang banyak ditemui adalah demam, sakit kepala, sakit otot atau sakit punggung, kedinginan, kelelahan, gangguan pernapasan, hingga pembengkakan kelenjar getah bening. Cacar monyet saat ini telah ditetapkan WHO sebagai darurat global.

Penularan cacar monyet diketahui dapat terjadi melalui kontak langsung dengan lesi atau cairan tubuh yang mengandung virus. Itulah mengapa penting bagi kita untuk menghindari kontak langsung dan dekat dengan orang yang terinfeksi. Cacar monyet terutama menyebar melalui kontak kulit ke kulit yang berkepanjangan dengan lesi yang mengandung virus.

Selain itu, sekresi pernapasan juga disebut-sebut menjadi cara penyebaran dan penularan cacar monyet antarmanusia. Bisa lewat percikan pernapasan atau cairan mulut orang yang terpapar cacar monyet.

CDC (Center for Disease Control and Prevention) menyatakan bahwa kontak dengan sekresi pernapasan juga dapat meningkatkan peluang terkena cacar monyet. Meski demikian, seberapa sering virus cacar monyet dapat menyebar melalui sekresi pernapasan atau pada titik mana selama infeksi seseorang dengan gejala cacar monyet bisa menyebarkan virus lebih intensif melalui sekresi pernapasan, hal itu masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Meskipun tidak mengonfirmasi bahwa cacar monyet dapat menyebar melalui sekresi pernapasan, CDC tidak sepenuhnya menyangkal hal tersebut.

Pihak kesehatan berwenang telah memperingatkan untuk tidak melakukan kontak dengan orang-orang yang mungkin menunjukkan gangguan pernapasan seperti batuk, bersin, serta sakit tenggorokan yang berhubungan dengan cacar monyet.

Tak hanya kontak antarmanusia, penyakit ini juga dapat ditularkan melalui kontak dengan benda, kain (pakaian, tempat tidur, atau handuk) dan permukaan yang pernah digunakan oleh para penderita cacar monyet. 

 

 

 

 




Benarkah Asam Urat Tinggi Picu Kolesterol Tinggi? Apa Bahayanya?

Sebelumnya

Seberapa Efektif Ekstrak Cacing Tanah dalam Mengobati Tipes?

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health