post image
Zhafira Aqyla/ Net
KOMENTAR

MUNGKIN belum banyak yang tahu, youtuber cantik ini merupakan seorang lulusan Human Sciences, Osaka University, Jepang dan kini ia menjadi Research Student di Osaka University.

Zhafira Aqyla juga membuat platform edukasi seksual berbasis Islam, dan konten edukasi tersebut dibagikannya di sebuah sarana platform online Instagram di akun @taulebih.id. Dengan memanfaatkan platform ini, Zhafira Aqyla berhasil mencuri perhatian kalangan generasi z.

Konten yang ia buat ini juga diselaraskan dengan kepercayaannya untuk tetap mengedepan nilai-nilai Islam dalam hal pendidikan seksual.

Alasan Zhafira mengangkat konten edukasi ini, berawal dari mendengar cerita sahabatnya yang mengalami pelecehan seksual dan sulit mengutarakan penderitaannya, dari situlah Zhafira ingin keadilan dalam hukum bagi pelaku kekerasan seksual, dan juga menggencarkan  pembicaraan tentang edukasi seksual ini. 

“Pasti banyak korban kekerasan seksual yang gabisa mengutarakan perasaan dan gue harus berhentiin ini. Kita gabisa terus menormalisir korban seksual untuk menyimpan sendiri ceritanya tanpa menghukum yang melakukan”, ungkapnya di kanal youtube Rizky Yudo.

Selain itu, ada alasan lain Zhafira ingin mengangkat konten ini dari perspektif Islam itu sendiri, karena masih banyak orang yang beranggapan bahwa pendidikan seksualitas itu sebagai hal yang tabu, padahal ini merupakan hal yang sama pentingnya dengan belajar tentang cara makan, mandi, dan interaksi dalam Islam.

Ia juga sempat membagikan unggahan foto dengan caption yang sering banyak orang tanyakan, tentang bagaimana seorang muslim bisa mengadvokasi tentang pendidikan seksualitas?

“Jawaban aku adalah, justru karena aku seorang Muslim-lah aku berusaha mengadvokasi ilmu yang sudah dikupas secara total oleh Islam,” tulis Zhafira Aqyla dalam unggahannya.

“Intinya aku tidak melihat identitas agama aku dan ilmu yang aku advokasikan sebagai dua hal yang saling bertolak belakang. Allah menciptakan manusia dengan fitrah seksualitas dan sama seperti kita belajar cara makan, mandi, berinteraksi dengan ajaran islam, maka kita juga sepatutnya belajar tentang fitrah seksualitas kita (salah satunya) dari perspektif islam juga,” lanjutnya.

Inovasinya membangun platform edukasi seksual berbasis Islam ini membawa Zhafira dipercaya menjadi panelis di acara terkemuka karya anak bangsa, Istanbul Youth Summit (IYS) di Istanbul, Turki (14/2/2022) lalu.




Ketanji Brown Jackson, Wanita Kulit Hitam Pertama yang Dinobatkan Sebagai Hakim Mahkamah Agung AS

Sebelumnya

Lima Bulan Bertahan di Tengah Perang, Ini Curahan Hati Ibu Negara Ukraina Olena Zelenska

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Women