post image
Ilustrasi/ Net
KOMENTAR

PERINGATAN untuk para orangtua agar selalu menjaga kesehatan anak, terutama dari infeksi virus Corona. Sebab Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat baru saja menemukan bahwa anak yang terinfeksi Covid-19 berisiko mengidap diabetes.

Peneliti CDC Sharon Saydah menjelaskan, risiko itu muncul kemungkinan disebabkan karena virus Corona menyerang sel-sel pankreas yang memproduksi insulin di dalam tubuh dan mengubah metabolisme glukosa. Jadi ketika insulin terganggu, maka seseorang bisa mengalami diabetes.

"Sayangnya belum bisa diketahui dengan pasti, apakah diabetes pada anak dengan Covid-19 ini akan berkembang menjadi penyakit kronis atau akan hilang dengan sendirinya," kata Saydah.

Adapun tanda yang paling umum dari diabetes adalah selalu merasa haus, sering buang air kecil, mudah lapar, berat badan turun secara drastis, sakit perut, mual dan muntah, serta kelelahan.

Dengan adanya temuan ini, Saydah menyarankan pentingnya memberikan vaksin Covid-19 pada anak yang telah memenuhi syarat. Dan orangtua berkewajjban menjaga anak dari penularan virus dengan mengajarkan pentingnya menggunakan masker serta menjaga jarak di tempat umum.

"Lembaga terkait dan dokter di lapangan harus menyadarinya konsekuensi jangka panjang dan memantau orang berusia kurang dari 18 dalam beberapa bulan setelah terinfeksi untuk melihat potensi serangan diabetes tersebut," ujar Saydah.

Adapun penelitian yang dilakukan Saydah dengan rekan-rekannya adalah mengumpulkan data medis IQVIA dan HealthVerity, yang mencakup data dari 2,6 juta anak dalam tentang waktu Maret 2020 sampai Juni 2021.

Di situlah ditemukan bahwa anak-anak yang terinfeksi Covid-19 memiliki risiko 2,6 kali lipat didiagnosis diabetes.

Pada data kedua, mereka menemukan peningkatan hingga 30 persen pada anak yang terinfeksi untuk terkena diabetes. Peningkatan risiko diabetes tipe 1 dan 2 terlihat di antara mereka yang terinfeksi, baik yang bergejala maupun tidak.

Close X

Kenali Henti Jantung, Penyebab Kematian Putri Nurul Arifin

Sebelumnya

Terinfeksi Omicron? dr Tirta: Jangan Panik, Cukup Istirahat 5 Hari

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Health